Home / Pemerintah / Peristiwa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Ruang Rapat Diskominfo Kukar Dibakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Kondisi ruang rapat Kantor Diskominfo Kukar pasca kebakaran (Latif/Eksposisi)

Kondisi ruang rapat Kantor Diskominfo Kukar pasca kebakaran (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar), Solihin, mengungkapkan kerugian akibat pembakaran ruang rapat di lantai tiga Kantor Diskominfo Kukar beberapa waktu lalu ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.

Kerugian tersebut meliputi sejumlah fasilitas di dalam ruang rapat, seperti videotron, meja, kursi hingga karpet.

“Kerugiannya itu sekitar, masih dihitung ya, sekitar Rp2 miliaran. Videotron, kursi, meja, termasuk karpet,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Terkait penanganan kasus, Solihin mengatakan pihak yang diduga melakukan pembakaran kini telah diserahkan kepada kepolisian dan masih menjalani pemeriksaan.

Sementara mengenai informasi adanya dugaan bullying yang disebut berkaitan dengan peristiwa tersebut, Solihin membenarkan bahwa persoalan itu melibatkan tenaga outsourcing.

Menurutnya, Diskominfo Kukar telah memanggil perusahaan penyedia tenaga outsourcing untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Jika nantinya terbukti terjadi tindakan bullying, pihak perusahaan dapat memberikan sanksi hingga pemberhentian terhadap tenaga yang bersangkutan.

Baca Juga :  Sekda Kukar Resmi Membuka Seleksi Pra TC Tahap II dan Rakerda LPTQ 2025

“Karena dia itu di bawah PT, maka perusahaannya sudah kita panggil untuk memberikan pembinaan. Kalau memang nanti terbukti, ya bisa diberhentikan,” jelasnya.

Solihin mengaku sebelumnya tidak mengetahui adanya dugaan bullying tersebut. Ia menyebut persoalan itu terjadi di antara tenaga outsourcing dan bukan melibatkan pegawai internal Diskominfo.

“Ya nggak tahulah kita. Itu kan di antara tenaga outsourcing aja, bukan di tingkat pegawai,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Diskominfo Kukar akan meningkatkan perhatian terhadap tenaga outsourcing. Solihin mengatakan, pembinaan kepada pegawai telah rutin dilakukan, namun pengawasan terhadap tenaga outsourcing juga akan diperkuat melalui perusahaan penyedia jasa.

“Kita selalu ingatkan. Kemudian nanti di tingkat outsourcing, kepada perusahaannya kita harus lebih hati-hati lagi dalam rekomendasi outsourcing,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Kukar Melakukan Peletakan Batu Pertama Gedung PAUD di Kecamatan Loa Kulu

Terkait jumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, Solihin belum dapat memberikan kepastian. Menurutnya, informasi tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian.

“Wah itu kita belum tahu karena itu nanti konfirmasi ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Sementara untuk perbaikan ruang rapat, Solihin mengatakan terdapat dua kemungkinan yang dapat ditempuh, yakni melalui penggantian kerugian oleh pihak yang bersangkutan atau menggunakan anggaran daerah apabila kondisi keuangan memungkinkan.

Menurutnya, perbaikan ruang rapat menjadi penting karena fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan rapat dan pemerintahan di lingkungan Diskominfo Kukar.

“Kalau memang keuangan daerah sudah kembali baik, kita akan coba nanti perbaiki karena memang sangat diperlukan untuk kegiatan rapat-rapat di kantor,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Apel Gabungan HUT ke-54 Korpri, Pemkab Kukar Tekankan Penerapan Manajemen Talenta ASN

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kunjungan Wapres ke Kabupaten Paser

Advertorial

Wabup Kukar Menggelar Open House di Pendopo Wakil Bupati pada Moment Idul Fitri

Advertorial

Pembangunan Jembatan Sebulu Terus Dilakukan, Tahap I Fokus pada Pembuatan Jalan Pendekat

Advertorial

SDN 018 Tenggarong Seberang Telah Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar

Advertorial

Bupati Kukar Menyerahkan Bantuan Hibah Ke Yayasan Langgar Fastabiqul Khairat

Advertorial

MPP Sediakan Ratusan Layanan dari 28 Entitas, Pengunjung Harian Mencapai 300 Orang

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Komitmen Tanggulangi Masalah Anak Putus Sekolah