Home / Hukum - Kriminal / Pemerintah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Langkah Tegas Tindaklanjuti Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMP

Ilustrasi pelecehan seksual (Istimewa)

Ilustrasi pelecehan seksual (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menindaklanjuti laporan dugaan pelecehan yang melibatkan seorang oknum guru SMP terhadap siswinya. Kasus tersebut kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan pihaknya telah mengetahui persoalan tersebut dan langsung mengambil langkah dengan menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

“Kita terkait dengan proses pelecehan seperti ini, tindak lanjutnya sudah segera kita tindak lanjuti kemarin. Kita ingin yang bersangkutan ini diproses secara hukum, kita serahkan ini ke pihak Polres,” ujarnya pada Kamis (20/8/2026).

Sambil menunggu proses hukum berjalan, Disdikbud Kukar juga menyiapkan langkah administratif terhadap oknum guru yang bersangkutan.

Heriansyah menyebut, salah satu opsi yang disiapkan adalah memindahkan guru tersebut ke Koordinator Wilayah (Korwil) Tenggarong. Selain itu, statusnya sebagai guru untuk sementara akan dihentikan sembari menunggu kepastian proses hukum.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Perintahkan Para Menteri Jaga Stok dan Stabilitas Warga Pangan

“Jadi dia pindah ke yang dulunya UPT ke wilayah Tenggarong dan statusnya sebagai guru itu untuk sementara kita hentikan,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil proses hukum dari Polres Kukar sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Jika nantinya terdapat kepastian hukum dan yang bersangkutan terbukti melakukan tindakan sebagaimana yang dilaporkan, Disdikbud akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan.

“Kalau ada sebuah proses hukum, kita akan melakukan tindakan. Kalau memang ada kepastian secara sah yang bersangkutan melakukan tindakan yang dapat dibuktikan secara proses hukum, pembuktiannya pasti antara penegak hukum,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri turut menanggapi dugaan kasus tersebut. Ia mengaku baru menerima informasi mengenai persoalan tersebut dan meminta agar data serta kronologi kasus ditindaklanjuti terlebih dahulu.

Aulia menegaskan, apabila dugaan pelecehan seksual tersebut terbukti, pemerintah daerah tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum guru yang bersangkutan.

“Kalau itu benar, kita pecat gurunya. Kita pecat gurunya. Nggak boleh,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepemimpinan Edi Damansyah Antar Kukar Hapus Kemiskinan Ekstrem dan Turunkan Angka Stunting Tertinggi di Kaltim

Ia juga menanggapi informasi mengenai dugaan komunikasi antara guru dan siswi melalui WhatsApp di luar konteks kegiatan sekolah. Menurutnya, isi komunikasi perlu dilihat secara tekstual maupun kontekstual untuk memastikan apakah telah masuk dalam kategori pelecehan.

“Tapi harus kita lihat juga tekstual dan kontekstualnya. Tapi kalau memang sudah itu terkategori pelecehan seksual, ya kita harus tegas. Nggak bisa. Yang begitu nggak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Aulia menyebut, jika terbukti melakukan pelanggaran berat, sanksi paling tegas dapat diberikan kepada oknum guru tersebut. Bahkan, sebelum proses lebih lanjut, ia menilai guru yang terbukti melakukan pelanggaran semestinya tidak lagi diberikan tugas mengajar.

“Minimal itu guru harus kita lokalisir, nggak boleh ngajar. Dalam waktu dekat, kalau terbukti, kita harus lokalisir, nggak boleh ngajar. Tapi kita buktikan dulu, ya. Kita buktikan, kita lihat dulu,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Pemerintah Segera Atasi Masalah Sampah di Kecamatan Muara Wahau

Bisnis

Dukung Program Penanganan Kemiskinan Ekstrim, PT GBU Menyerahkan Satu Unit Rumah Layak Huni Bagi Warga Kubar

Hukum - Kriminal

Pemkab Kukar Siapkan Rumah Aman Representatif untuk Anak Korban Pelecehan

Advertorial

Sekda Buka Rembuk Stunting Garapan DPPKB Kukar

Advertorial

Ingatkan Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak, DPPPA Kutim Menggelar Seminar

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tegaskan Program Layak Huni Langkah Penting Dalam Upaya Atasi Kemiskinan

Advertorial

Peningkatan Infrastruktur Konektivitas Jadi Program Prioritas Kecamatan Muara Wis

Pemerintah

Wabup Rendi Solihin Serahkan Handsprayer untuk Petani di Kecamatan Samboja