Home / Advertorial / Ekonomi / Pemerintah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Disnakertrans Kukar Berupaya Memperluas Kesempatan Kerja yang Menyasar Enam Kelompok Secara Mandiri

Dendy Irwan Fahriza - Kepala Dinas Tengara Kerja dan Transmigrasi Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Dendy Irwan Fahriza - Kepala Dinas Tengara Kerja dan Transmigrasi Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Kartanegara (Kukar) akan melaksanakan program perluasan kesempatan kerja sebagai upaya mendorong masyarakat menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri.

Kepala Disnakertrans Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan program tersebut rencananya mulai dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan menyasar enam kelompok binaan tenaga kerja mandiri di sejumlah kecamatan.

“Perluasan kesempatan kerja ini menyasar kurang lebih ada enam tenaga kerja mandiri, enam kelompok binaan tenaga kerja mandiri,” katanya saat ditemui, pada Jumat (2/10/2026).

Enam kelompok tersebut tersebar di Kecamatan Tenggarong, Kota Bangun, Muara Wis, Loa Kulu, dan Sebulu. Program ini menjadi bagian dari upaya Disnakertrans untuk memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja, tidak hanya melalui sektor formal.

Dendy menjelaskan, selama ini program ketenagakerjaan juga perlu diarahkan pada sektor informal dengan mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Menggelar Seleksi Paduan Suara Gita Bahana dan Kumala Nusantara

“Ini sebagai bentuk akselerasi kita bahwa kita tidak hanya fokus di siap kerja itu hanya di sektor formal, tapi juga informal. Di sektor informal ini kita menciptakan atau mengakselerasi untuk wirausaha mandiri,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para calon tenaga kerja mandiri akan mendapatkan pelatihan selama lima hari. Setelah mengikuti pelatihan, mereka juga akan diberikan bantuan modal usaha sebagai dukungan awal untuk menjalankan usaha yang telah direncanakan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi kelompok binaan untuk mengembangkan usaha sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Setelah program berjalan, Disnakertrans Kukar tidak hanya melepas para peserta begitu saja. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan pada bulan ketiga atau keempat untuk melihat perkembangan serta keberlanjutan usaha yang telah dijalankan.

Baca Juga :  SMPN 7 Muara Kaman Berstatus Sekolah Rujukan Google, 22 Sekolah Lain di Kukar Akan Menyusul

“Setelah itu di bulan ketiga atau bulan keempat kita akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan bahwa usaha mandiri mereka itu berlanjut atau sustainable,” jelasnya.

Hasil monitoring dan evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menghubungkan tenaga kerja mandiri dengan berbagai program lanjutan, termasuk Kredit Kukar Idaman Terbaik, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), maupun badan usaha yang bersedia menjadi mitra pembinaan.

“Dan nantinya hasil dari monitoring dan evaluasi tersebut kita akan dekatkan dengan program lanjutan yaitu program Kredit Kukar Idaman Terbaik atau melalui CSR atau badan usaha yang akan menjadi mitra atau menjadikan tenaga kerja mandiri itu sebagai binaannya,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)

Share :

Baca Juga

Olahraga dan Kesehatan

Pertama di Kaltim, RSUD AM Parikesit Siapkan Gedung Pelayanan Pasien Kanker Secara Terintegrasi

Advertorial

Pemkab dan DPRD Kukar Sepakati Pembentukan 8 Desa Baru, Dilanjutkan Evaluasi Pemprov Kaltim dan Kemendagri

Advertorial

Pemkab Kukar Jalin Kerja Sama dengan Pemprov NTB di Sektor Peternakan

Advertorial

Habib Syech Dipastikan Hadiri Kukar Bersholawat Jilid 2, Wakil Bupati Kukar Pastikan Acara Berjalan Lancar

Advertorial

Pemkab Kukar Berikan Bantuan Peralatan Gotong Royong Bagi 6 RT di Sangasanga

Advertorial

Bupati Meresmikan Gedung BPU dan Posyandu di Desa Loa Ulung

Pemerintah

Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Kaltim Paparkan Prioritas Pembangunan di Musrembang Kecamatan Sangasanga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Memperjuangkan Peningkatan Akses ke Destinasi Pariwisata