Home / Pemerintah / Peristiwa

Rabu, 2 Agustus 2023 - 15:47 WIB

Kaltim Bersiaga Tanggulangi Karhutla Jelang Musim Kemarau

Ilustrasi Karhutla (Istimewa)

Ilustrasi Karhutla (Istimewa)

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) telah bersiap untuk melalukan pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memasuki musim kemarau tahun 2023, yang ditandai dengan Gladi Posko Karhutla Kaltim di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Hadi Mulyadi mengatakan kebakaran hutan dan lahan telah menjadi isu nasional dan merupakan permasalahan rutin yang terjadi hampir setiap tahun di Indonesia, khususnya pada musim kemarau yang perlu menjadi perhatian dan tanggung jawab semua untuk mengatasinya.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kita terus membangun upaya pencegahan Karhutla dengan kerja sama dan keterlibatan antara lembaga, dinas, instansi pusat dan daerah, serta bersinergi dengan TNI, Polri, BNPB, BPBD dan satgas-satgas provinsi, kabupaten dan kota,” ucap Hadi Mulyadi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Umumkan Pencabutan Status Pandemi Covid-19

Ia pun mengajak dan mendorong agar semua stakeholders terkait Karhutla di Kaltim untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian, berupa peningkatan status kedaruratan, patroli terpadu, water bombing dan pemadaman dini.

“Semoga upaya kita semua dalam program ini mampu mengawal dan menjaga Kaltim sebagai paru-paru dunia yang saat ini telah ditunjuk menjadi Ibu Kota Nusantara, sekaligus mendapatkan apresiasi pusat dan Bank Dunia melalui program FCPF Carbon Fund,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Joko Istanto mengatakan gladi posko Karhutla merupakan serangkaian kegiatan penanganan dan pengendalian Karhutla yang sudah final dan siap beraksi dalam menghadapi Karhutla setiap tahunnya.

“Dengan demikian, setiap pasukan pengendalian Karhutla, secara nyata dan meyakinkan bahwa setiap anggota/personil sudah paham dan mampu melalukan penanganan, pengendalian sesuai dengan tugasnya,” jelas Joko Istanto.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Soroti Kondisi Bandara di Kecamatan Muara Wahau

Gladi Posko Karhutla tahun 2023, diikuti 653 personil, dengan 550 orang yang akan bertanding, yaitu UPTD KPH lingkup Dishut Provinsi Kaltim sebanyak 21 regu. BPBD kabupaten 6 regu, Disbun/Distan kabupaten 10 regu, perusahaan HPH dan HTI 10 regu, perusahaan pertambangan 4 regu, perusahaan perkebunan 6 regu dan masyarakat peduli api (MPA) 40 regu. Dan kegiatan dilaksanakan selama lima hari, dari 31 Juli sampai 4 Agustus 2023.

“Adapun tujuan utama dilaksanakannya gladi posko Karhutla adalah untuk membangun kebersamaan dan persamaan persepsi serta pemahaman mengenai penanganan Karhutla, ini sangat penting dalam hal mengantisipasi dan penanganan terjadinya Karhutla,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Melakukan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Muso Bin Salim saat Peringatan Hari Pahlawan

Advertorial

Masa Jabatan 193 Kepala Desa di Kukar Akan DIperpanjang 2 Tahun

Advertorial

Kepala Dispora Menghadiri Sultan Sticker Pushbike Championship Piala Kapolres Kukar

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Program Pembinaan Bagi Wirausaha Muda, Guna Memperkuat Kapasitas Bisnis

Pemerintah

Aksi Aliansi Peduli Kukar Minta Event Pemerintah Lebih Berpihak pada Pelaku Seni Budaya Lokal

Peristiwa

Masyarakat Bukit Biru Keluhkan Tumpukan Sampah yang Berserakan, Menggangu Kenyamanan dan Membahayakan

Advertorial

DPRD Kutim Sedang Melakukan Pembahasan Raperda Terkait Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat

Advertorial

Hari Santri Nasional 2025 di Kukar Dirangkai Prosesi Beseprah, Simbol Kebersamaan dan Kesederhanaan Santri