Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Jumat, 20 Oktober 2023 - 09:23 WIB

Sikapi Terkait Kekurangan Nakes di RS Pratama Muara Bengkal, Ramadhani Usulkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran Asal Kutim

Ramadhani - Anggota DPRD Kutim

Ramadhani - Anggota DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Ramadhani, memberikan saran saat rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim untuk membahas kekurangan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal.

Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi D membidangi Kesejahteraan Rakyat, yang termasuk dalam bidang kesehatan, Ramadhani mempertimbangkan beberapa solusi yang dapat membantu mengatasi masalah Nakes.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutim 1 itu menyampaikan, bahwa ada ratusan bahkan ribuan putra-putri Kutim yang mengejar pendidikan kedokteran di luar daerah, seperti Malang, Bandung, dan tempat lainnya.

Baca Juga :  Disdikbud dan TACB Kukar Menggelar Sidang Penetapan Objek Cagar Budaya Peringkat Kabupaten

Ia juga berpendapat, bahwa harusnya pemerintah memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa asal Kutim, tanpa memandang kemampuan finansial. Dengan syarat bahwa setelah lulus harus mengabdi di daerah.

“Tapi dengan catatan, mereka harus mengabdikan diri untuk wilayah Kutai Timur selama beberapa tahun, misal 5 sampai 10 tahun,” ujar Ramadhani, pada Kamis (19/10/2023)

Menurutnya, Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur hal ini perlu segera dibuat agar tidak ada lagi kekosongan tenaga kesehatan di RS Pratama Muara Bengkal.

“Hal ini penting karena fasilitas medis mungkin ada, tetapi kekurangan sumber daya manusia menjadi hambatan yang signifikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Kukar Hadiri Beseprah, Sebagai Ajang Mempererat Tali Silaturahmi dan Persaudaraan

Anggota komisi D itu juga menekankan, bahwa aturan tersebut harus mencakup ketentuan agar dokter yang menerima beasiswa dari Kutim setelah lulus tidak dapat pergi begitu saja.

“Kami tidak ingin melihat dokter-dokter yang hanya ingin memanfaatkan beasiswa Kutai Timur untuk kemudian pergi begitu lulus. Yang terpenting adalah kontribusi jangka panjang mereka bagi wilayah asalnya,” jelasnya.

Ia juga menyadari bahwa implementasi saran ini bergantung pada kebijakan pemerintah.

“Bahwa upayanya untuk memastikan ketersediaan tenaga medis di wilayah Muara Bengkal akan mendapatkan dukungan dan perhatian yang tepat (dari Pemerintah),” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Resmikan Gedung Cenderawasih, Tempat Pelayanan Khusus Ibu dan Anak di RSUD AM Parikesit

Advertorial

Disdikbud Kukar Apresiasi Lanjong Art Festival 2025, Harapkan Budaya Terus Dilestarikan

Advertorial

Bunda PAUD Kukar Sebut Peran Aktif Orang Tua dalam Mendidik Anak Sangat Penting

Advertorial

Responsif Terhadap Isu Strategis, Pemkab Kukar Menggelar Musrenbang Tematik

Advertorial

Sekda Kukar Pimpin Rakor Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Kabupaten di Kota Bangun Darat

Advertorial

Ketua DPRD Tegaskan Tiga Kecamatan di Kukar yang Masuk Kawasan IKN Masih Menjadi Tanggung Jawab Pemkab

Advertorial

Tingkatkan PAD, DPRD Kutim Fokus Menyusun Raperda Terkait Pajak dan Restribusi

Advertorial

Desa Perangat Direncakan Menjadi Lokasi Pengembangan Agrowisata dan Pusat Pelatihan Pertanian