Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 11:13 WIB

Anggota DPRD Kutim Menyebut Pentingnya Perda Penanganan HIV dan AIDS Sebagai Langkah Pemerintah Lindungi Masyarakat

Yuli Sap'pang - Anggota DPRD Kutim

Yuli Sap'pang - Anggota DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – DPRD Kutai Timur (Kutim) telah mengambil langkah dalam memprioritaskan kesehatan masyarakat. Dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna merumuskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang HIV dan AIDS di Kutim.

Pimpinan DPRD Kutim pun menggelar rapat paripurna tertutup ke-IX masa persidangan pertama di Gedung DPRD Kutim, pada Kamis (17/10/2023). Dengan agenda pengesahan empat Raperda, salah satunya adalah yang berkaitan dengan pengendalian HIV dan AIDS.

Yuli Sap’pang politisi PDI-P di Komisi D DPRD Kutim yang membidangi kesejahteraan rakyat, salah satunya bidang kesehatan. Menyebut, betapa pentingnya Raperda ini sebagai langkah fokus pada upaya pencegahan HIV dan AIDS.

Baca Juga :  Tertunda 20 Tahun, Rencana Pemekaran Kecamatan Muara Kaman Masih Terkendala

Selain sebagai payung hukum pencegahan, Raperda HIV dan AIDS ini juga guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit kelamin serta hak-hak individu yang terkait.

“Peraturan daerah akan difokuskan pada cara mengatasi, mencegah, dan menangani penyakit ini. Dan kami akan bekerja sama dengan pemerintah, dengan fokus pada layanan kesehatan,” ujar Yuli Sap’pang.

Ia merinci bahwa Raperda akan mencakup berbagai aspek, seperti edukasi mengenai penyebaran HIV dan AIDS, memberikan akses mudah ke layanan kesehatan, serta melindungi hak-hak individu yang terkait dengan masalah ini.

Baca Juga :  Bupati Kukar Kawal Erau Adat Kutai 2026, Jaga Keberlangsungan Tradisi Kutai

“Dengan langkah-langkah ini, DPRD Kutim berkomitmen untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat dan mengatasi penyakit yang berdampak luas pada komunitas,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap individu yang hidup dengan HIV atau AIDS.

“Dalam proses ini, kami akan melakukan studi data dan belajar dari pihak-pihak yang telah berhasil mengatasi masalah HIV dan AIDS,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Asisten II Setkab Kukar Menghadiri Kegiatan Upstream Oil And Gas Executive Meeting

Advertorial

Hadiri Senam Merah Putih di Muara Badak, Bupati Ajak MAsyarakat Rajin Olahraga

Advertorial

Manfaatkan Potensi Kelapa Sawit, Masyarakat Benua Puhun Menjalin Kerjasama Sistem Plasma

Infrastruktur

Pemkab Kukar Siapkan Program Pembangunan Rumah bagi Korban Kebakaran di Kelurahan Baru Tenggarong

Advertorial

Potensi Pertanian Dalam Arti Luas di Kecamatan Loa Kulu Jadi Modal Sambut IKN

Politik

KPU Tegaskan Tak Ada Penambahan Pemilih di PSU Pilkada Kukar, Acuan Tetap DPT 27 November 2024

Advertorial

Resmikan Aplikasi SIPDOKTER RSUD AM Parikesit, Bupati Kukar Ingin Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

Advertorial

Pemkab Kukar Siap Fasilitasi Kebutuhan Pedagang Pasar Tangga Arung