Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Selasa, 7 November 2023 - 14:49 WIB

Anggota DPRD Kutim Tanggapi Terkait Permasalahan Sengketa Lahan

Fitriani - Anggota DPRD Kutim

Fitriani - Anggota DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Fitriani menanggapi terkait permasalahan sengketa lahan di Kutim.

Ia yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) yang menangani sengketa lahan antara Kelompok Tani (Poktan) Karya Bersama dan PT. Indominco Mandiri di Kecamatan Teluk Pandan, telah mendapati titik terang dalam masalah tersebut.

Ia menyebut kasus ini telah mencapai tahap penting dalam penyelesaiannya, setelah beberapa Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Hearing DPRD Kutim.

Meskipun sebelumnya belum ada solusi yang ditemukan, Anggota DPRD mengakui bahwa kunjungan lapangan langsung ke lokasi sengketa akhirnya membawa sedikit harapan.

Dalam kunjungan ke lokasi sengketa, tanda-tanda positif mulai muncul. Dia juga menyatakan harapannya bahwa PT. Indominco Mandiri akan membuka pintu untuk membayar kompensasi kepada kelompok tani.

“Kita ke TKP, allhamdullilah sudah ada tanda-tanda lah, mudah-mudahan ada keinginan Indominco juga untuk membuka ruang untuk membayar tanam tumbuh,” ucapnya.

Baca Juga :  Pastikan Pelayanan di Tingkat Desa Terus Berjalan, Bupati Kukar Melantik Pj Kades Jonggon Desa dan PAW Anggota BPD

Komisi A DPRD Kutim telah mengatur kunjungan lapangan dengan agenda untuk memfasilitasi penyelesaian hak taman tumbuh Kelompok Pertanian Karya Bersama terhadap PT. Indominco Mandiri. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang adil antara kedua belah pihak.

“Mudahan bisa dibayarkan, tapi dengan adanya komunikasi yang baik, karena kita itu maunya musyawarah untuk mencapai mufakat,” jelasnya.

Namun, salah satu hambatan yang muncul adalah perbedaan nilai ganti rugi lahan yang diminta oleh Poktan Karya Bersama, yang dinilai lebih tinggi daripada tawaran awal dari perusahaan sebesar Rp1,8 miliar. Proses komunikasi yang baik diharapkan akan membantu mengatasi perbedaan ini.

“Memang itu kemarin ada tawaran dari PT. Indominco itu 1,8 Miliar, tapi mereka mau minta di atasnya, tapi ini masih harus ada dikomunikasikan lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Soroti Kondisi Memprihatinkan Kerusakan Jalan di Kabupaten Paser

Fitriani, seorang legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), berharap agar kedua belah pihak dapat kembali melakukan musyawarah dengan baik untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang bagi kedua belah pihak sehingga penyelesaian konflik ini tidak merugikan masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, upaya mediasi dan kunjungan lapangan ini menjadi tanda positif bahwa penyelesaian konflik lahan antara Poktan Karya Bersama dan PT. Indominco Mandiri mulai mendekati solusi yang adil dan dapat diterima oleh semua pihak terkait.

“Ya membuka ruang lah antara mereka dulu, kalau kita ini kan anggota Dewan hanya bisa memfasilitasi, agar bisa terjadi pembayaran dengan status yang tidak merugikan Masyarakat,” pungkasnya.(adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Larang Pihak Sekolah Melakukan Pungutan dan Penjualan Perlengkapan Siswa

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Bimtek Sekolah Inklusi, Perkuat Pemahaman Guru Dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus

Advertorial

Pemkab Kukar Berikan Bantuan Peralatan Kesenian di Kelurahan Maluhu, Sebagai Komitmen Pelestarian Budaya Lokal

Advertorial

Pimpin Apel Gabungan Korpri, Sekda Kukar Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Advertorial

Pasangan Petahana Edi-Rendi Resmi Mendaftar Pilkada Kukar 2024, Bawa Surat Rekomendasi PDI Perjuangan

Advertorial

Tingkatkan Minat Belajar Siswa Sejumlah Upaya Ditempuh SDN 035 Tenggarong

Advertorial

Pemkab Kukar akan Bangun Dua Unit Pabrik Kelapa di Pesisir

Advertorial

Atasi Permasalahan Pertanian Desa Loh Sumber, Dinas PU Kukar Bangun Jaringan Irigasi