Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Minggu, 12 November 2023 - 13:17 WIB

Anggota DPRD Kutim Tanggapi Permasalahan TK2D Bidang Pendidikan, Dorong Pemerataan Penerimaan P3K

Yan - Anggota DPRD Kutim

Yan - Anggota DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yan memberikan tanggapan terkait permasalahan yang dihadapi oleh Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) bidang pendidikan.

Yan menyatakan, bahwa meskipun pelaksanaan Program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tenaga Kependidikan di Kutim berjalan dengan baik, terdapat ketidakmerataan peluang penerimaan P3K di setiap sekolah.

Menurut Yan, ketidakmerataan tersebut menyebabkan banyak guru TK2D berbondong-bondong mendaftar di sekolah-sekolah yang dibuka di kota, terutama di kecamatan yang berbeda.

“Saat ini, banyak guru yang mengajukan permintaan untuk dipindahkan kembali ke daerah asalnya. Mereka dihadapkan pada sejumlah persoalan terkait pelaksanaan P3K. Meski mekanisme perekrutan dianggap sudah baik, namun kesabaran guru-guru kita yang kurang menyebabkan perpindahan tempat kerja yang sering terjadi,” ungkap Yan, kepada awak media saat ditemui di kantor DPRD Kutim belum lama ini.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha di Loa Kulu Disambut Antusias Masyarakat

Sebagai contoh, Yan memaparkan kasus seorang guru yang lulus dan ditempatkan di Kota Batu Ampar namun belum memiliki rumah di sana.

“Perjalanannya jauh menjadi masalah. Guru tersebut kini meminta dipindahkan kembali ke Busang, tempat dia memiliki rumah dan dekat dengan sekolah,” tambahnya.

Baca Juga :  PPDI Kaltim Diminta Mendukung Pembangunan Daerah, Desa Jadi Garda Terdepan Pelayanan Pemerintah

Pihaknya juga mengatakan, pemindahan lokasi kerja guru TK2D menciptakan tantangan nyata, terutama bagi mereka yang ditempatkan jauh dari tempat tinggalnya. Sehingga DPRD Kutim berencana untuk mendalami permasalahan tersebut dan mencari solusi yang adil bagi para guru TK2D, agar mereka dapat memberikan kontribusi optimal dalam dunia pendidikan.

“Keseimbangan antara peluang dan kebutuhan personal harus dicapai untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Berusia 24 Tahun, Kabupaten Kutim Dinilai Anggota DPRD Belum Mandiri Secara Fiskal

Advertorial

Disdikbud Kukar Berencana Bebaskan Biaya PAUD

Pemerintah

Cakar Arjuna III Diikuti 650 Peserta se-Indonesia, Jadi Ajang Promosi Wisata Alam Kukar

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Bagi Masyarakat Pra Sejahtera di Kecamatan Sebulu

Advertorial

Bupati Kukar Berikan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh

Pemerintah

Salat Istisqa dan Haul Jamak Jelang Festival Erau Adat Kutai 2026, Diharapkan Hujan Segera Turun

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Yakin Kaltim Memiliki Potensi Besar Mencapai Swasembada Pangan

Advertorial

DPRD Kaltim Ingatkan untuk Tidak Gegabah Ambil Keputusan Terkait Usulan Penutupan Alur Sungai Mahakam