Home / Advertorial / Pemerintah

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:03 WIB

Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim Sepakat Berkolaborasi Intervensi Pencegahan Stunting Serentak

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat memberikan sambutan

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat memberikan sambutan

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik bersama Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan pencanangan Pengukuran dan Intervensi serentak pencegahan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur, di Posyandu Asoka Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kukar, pada Rabu (12/6/2024).

Bupati Kukar Edi Damansyah bersama PJ Gubernur Kaltim Akmal Malik juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Posyandu Menur 027, posyandu Menur 028, posyandu Menur 029, posyandu Baiturrahman, posyandu Sari Mulya, posyandu Melati, posyandu Mawar, posyandu Warga Tunggal dan Posyandu Kenanga atas keberhasilan mencapai 100% dalam kegiatan bulan intervensi stunting secara serentak di wilayah kerja Puskesmas Loa Janan.

Edi Damansyah mengatakan bahwa Pemkab Kukar terus berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting melalui berbagai program strategis dan intervensi.

Baca Juga :  Anggaran Turun 50 Persen, Pemkab Kukar Tetap Komitmen Pertahankan TPP ASN

Ia berharap penanganan stunting yang dicanangkan hari ini jangan sampai hanya sekedar seremonial tetapi semuanya harus bergerak.

“Untuk Kukar saya pastikan penurunan stunting berjalan lancar dan semua telah dilakukan di tahun 2023, saya tidak terlalu bangga dengan penurunan sekitar 10 % karena saya ingin di Kukar zero stunting,” ujarnya.

Edi juga sangat sepakat dengan PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik yang harus diperbaiki adalah data karena data sangatlah penting untuk pengetesan stunting.

“Jadi jangan sampai nanti tim di lapangan bekerja tidak mengunakan data dan waktunya habis hanya untuk mencari,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa dengan beberapa inovasi pada program kerja penurunan stunting maka diperlukan kolaborasi, agar tahun 2024 angka stunting di Kukar kembali turun hingga zero.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Dorong Forum Jasa Konstruksi Bersinergi Dalam Pembangunan Berkelanjutan

Menurutnya, pencanangan, pengukuran dan intervensi merupakan bagian dari upaya penanganan stunting untuk memastikan setiap anak di Kukar mendapatkan pengukuran status gizi yang akurat dan mendapatkan intervensi gizi yang diperlukan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan upaya ini dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Ia pun menegaskan untuk terus berkolaborasi, berkomitmen dan bekerja keras dalam upaya menurunkan angka stunting khusus di Kukar.

”Dengan langkah-langkah konkret dan berkelanjutan untuk dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif, serta berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 maka perlu kolaborasi berbagai pihak termasuk pemerintah provinsi dan juga dunia usaha,” tutupnya. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Melakukan Safari Subuh Sekaligus Melepas Jemaah Haji Asal Kukar

Pemerintah

Gaji ke-13 ASN Kukar Cair, BPKAD Pastikan Proses Bertahap Pekan Ini

Advertorial

Fraksi Parta Demokrat DPRD Sebut Peningkatan Belanja Daerah Kutim Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Desa

Advertorial

Bupati Kukar Intruksikan Pengurus Cabor untuk Mencetak Atlet Muda Berprestasi

Advertorial

Maksimalkan Aset Milik Daerah, Dinas PU Kukar Melakukan Konsinyering

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Sebut Belum Mendapat Kejelasan Terkait Program Kuliah Gratis dari Pemprov

Pemerintah

Kebakaran di Kecamatan Sangasanga, 6 Rumah Hangus Terbakar dan Tewaskan Seorang Lansia

Advertorial

Fraksi AKB DPRD Kutim Apresiasi Pengelolaan Keuangan Daerah