Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:06 WIB

Desa Perangat Direncakan Menjadi Lokasi Pengembangan Agrowisata dan Pusat Pelatihan Pertanian

Bupati Kukar melakukan kunjungan lapangan ke Desa Perangat

Bupati Kukar melakukan kunjungan lapangan ke Desa Perangat

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meninjau rencana pengembangan agrowisata dan pusat pelatihan pertanian yang dikelola secara swadaya masyarakat di Desa Perangat Selatan Kecamatan Marangkayu, pada Selasa (16/7/2024).

Kawasan seluas kurang lebih 10 hektar itu milik dari seorang Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian yang bernama Suparjana. Area yang masih berupa hutan alami itu diberi nama Lembah Asri.

Edi Damansyah menyambut baik rencana pengembangan agrowisata dan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).

Langkah pertama bentuk dukungan itu, kata Edi agar Kepala Dinas Pertanian mempelajari regulasi pembentukan P4S yang dikelola secara pribadi

“Agar dicari aturannya apa boleh dukungan Pemkab kepada perorangan yang juga seorang ASN, karena pak Suparjana (pemilik lokasi) seorang PPL, ini agar dipelajari dulu, jangan sampai tujuan kita baik, tetapi ada masalah dikemudikan hari,” ujar Edi Damansyah.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kukar Menghadiri Peluncuran Gerai PIJAR, Dorong Kemandirian Perempuan Kepala Keluarga

Edi menyarankan berdasarkan konsep ideal P4S yang sudah dibuat, adanya beberapa sarana pendukung seperti tempat pertemuan, tempat menginap, namun apabila tempat ini sudah beroperasi agar tempat menginapnya di rumah masyarakat atau home stay.

“Mungkin nanti dukungan kami pemerintah kabupaten fokus pada jalan sebagai akses umum menuju lokasi,” katanya.

Edi yakin apabila konsep tersebut dikembangkan akan menjadi satu percontohan baik bagaimana kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan Badan Usaha milik Desa (BUMDes).

“Langkah pertama yang saya sarankan bagaimana Pemerintah Desa bersama pengelola/pemilik terus mempromosikan wilayah ini, tadi sudah disampaikan sudah banyak orang tau, tinggal dipromosikan apa saja keunggulannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Kejari Kukar Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Embung yang Rugikan Negara Sebasar Rp1,6 Miliar

Sementara itu Kepala Desa Perangat Selatan Sarkono mengatakan asal mula rencana pengembangan P4S adalah dari salah satu warga masyarakatnya yang bernama Suparjana seorang Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang memiliki lahan kurang lebih 10 hektar berniat mengembangkan P4S yang disandingkan dengan Agrowisata, selaku pemerintah desa pihaknya sangat mendukung rencana tersebut, dan akan menggandeng BUMDes.

“Oleh karena itulah kami sepakat akan mewujudkan rencana pengembangan P4S ini, untuk itu dukungan dari bapak bupati bersama jajaran sangat kami harapkan” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar/355)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Ungkap Banyak Cagar Budaya di Kukar yang Dikelola Pihak Lain

Advertorial

Program Kukar Kaya Festival dan Kukar Berbudaya, Diharapkan Bisa Membawa Manfaat untuk Masyarakat

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Imbau Pelaku Dunia Usaha Penuhi Hak dan Kewajiban kepada Buruh

Advertorial

Bupati Kukar Bersilaturahmi Sekaligus Berikan Bantuan Bagi Warga Desa Bukit Raya

Advertorial

Camat Loa Janan Apresiasi Pelatihan Menjahit yang Digelar IWAPI Bersama DP3A Kukar

Advertorial

Sekda Kukar Melepas Ribuan Peserta Kota Raja Run 2024

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Pelatihan Kompetensi Bagi Guru Pendidikan Agama Islam

Advertorial

Permudah Pendataan, Disdukcapil Kukar Tergetkan 25 Persen Masyarakat Melakukan Aktivasi IKD