Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 7 Agustus 2024 - 17:24 WIB

Anggota DPRD Kutim Sebut Pentingnya Pembangunan Puskesmas dan Rumah Sakit Pratama

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutai Timur

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Novel Tyty Paembonan, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai di Kutim. Menurutnya, kini sudah banyak perubahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait pembangunan puskesmas dan rumah sakit pratama di beberapa kecamatan.

“Beberapa tahun lalu, saya banyak bicara mengenai pentingnya memiliki puskesmas yang baik. Kini, sudah banyak perubahan, termasuk di Puskesmas Teluk Lingga yang dulunya terbuat dari bahan kayu. Paling tidak, kita sekarang membangun puskesmas dengan tata ruang yang lebih baik,” ujar Novel.

Ia menekankan bahwa pembangunan puskesmas atau rumah sakit tidak boleh dilakukan sembarangan. Semua harus mengikuti aturan kesehatan dan melibatkan konsultan kesehatan yang kompeten.

Baca Juga :  Program RTKU Terbaik Segera Diluncurkan, Dana Rp150 Juta per RT Dipastikan Aman

“Membuat ruangan lab, misalnya, harus memperhatikan apa yang ada di sekitarnya. Semua harus sesuai dengan aturan kesehatan,” tambahnya.

Novel juga menggarisbawahi pentingnya ketersediaan fasilitas kesehatan di setiap kecamatan.

“Di kecamatan harus ada puskesmas dan fasilitas penunjangnya, seperti obat dan tenaga kesehatan, harus lengkap,” tuturnya.

Namun, ia menyayangkan bahwa masih ada kesulitan bagi masyarakat di kecamatan dan desa untuk mendapatkan pelayanan spesialis.

“Saat ini, kita memiliki Rumah Sakit Pratama di Sangkulirang yang berfungsi untuk melayani beberapa kecamatan terdekat, seperti Kaliorang dan Kaubun. Ini penting agar jika terjadi kasus darurat yang membutuhkan penanganan cepat, mereka tidak perlu dirujuk terlalu jauh ke ibu kota kabupaten,” jelasnya.

Baca Juga :  Program Kukar Idaman Bidang Keagamaan Telah Mencetak 250 Da'i dan 250 Tahfidz Al-Qur'an

Anggota Komisi A itu juga menyoroti kendala akses jalan yang sering kali menjadi hambatan dalam proses rujukan pasien ke rumah sakit.

“Bisa saja akses jalan yang tidak memadai, seperti jalan becek atau rusak, menghambat perjalanan pasien menuju rumah sakit rujukan,” ungkapnya.

Novel menjelaskan bahwa keberadaan rumah sakit pratama di beberapa lokasi, seperti di Sangkulirang dan Muara Bengkal, adalah langkah penting untuk meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat. Namun, ia juga menyadari adanya tantangan, terutama terkait kesejahteraan dokter spesialis yang bertugas di daerah tersebut.

“Kadang-kadang, dokter spesialis tidak betah karena jaminan hidup mereka tidak sesuai dengan harapan,” tutupnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Serahkan Sertifikat Halal kepada 34 Pelaku UMKM

Ekonomi

Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha di Loa Kulu Disambut Antusias Masyarakat

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Rapat Pemantapan Persiapan BBGRM Tingkat Provinsi Kaltim

Pemerintah

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Kukar Siagakan Ratusan Personel di Titik Strategis

Advertorial

Anugerah Pemuda 2025 Sukses Digelar, Pemuda Kukar Didorong Jadi Agen Perubahan

Pemerintah

Penyegaran dan Penguatan Pelayanan Publik, 19 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik

Hukum - Kriminal

Pemkab Kukar Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Meski Ada Kasus Korupsi di Tingkat Pusat

Advertorial

Anggota DPRD Kukar Menghadiri Syukuran HUT ke-22 PPAD