KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar lokakarya Pendidikan Guru Penggerak (PGP), angkatan IX.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Kukar, Joko Sampurno menjelaskan lokakarya ini dilaksanakan satu kali setiap bulan selama enam bulan.
Lokakarya ini memang menjadi bagian dari program PGP yang harus dilaksanakan oleh peserta Calon Guru Penggerak (CGP) agar bisa dinyatakan lulus menjadi guru penggerak.
“Untuk lokakarya CGP angkatan IX ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tenggarong. Sudah tiga kali dilaksanakan dan masih tersisa 3 kali lagi,” ujar Joko Sampurno.
Adapun jumlah peserta angkatan IX di Kabupaten Kukar untuk CGP ini ada sebanyak 54 orang dan pengajar prakteknya berjumlah 11 orang. Diharapkan jumlah ini bisa lulus semua mengingat untuk kelulusan memang cukup sulit karena penilaiannya langsung dari pusat.
“Kalau yang sudah lulus menjadi Guru Penggerak adalah angkatan II, V dan VII. Sedangkan untuk angkatan VIII masih harus melakukan lokakarya terakhir di bulan Desember nanti,” jelasnya.
Ditambahkannya bahwa sampai saat ini pendaftaran PGP memang baru sampai angkatan IX. Untuk angkatan selanjutnya masih menunggu kuota dan pengumuman dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Saat ini baru sampai angkatan IX, kalau untuk angkatan X dan XI memang ada dibuka. Tapi kita masih tunggu pengumumannya dari Kemendikbudristek,” pungkasnya. (adv)









