Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 12 November 2024 - 12:44 WIB

Dishub Kutim Terus Merealisasikan Pemasangan PJU di Sejumlah Titik

Joko S - Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur

Joko S - Kepala Dinas Perhubungan Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) terus merealisasikan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik.

Dalam wawancara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Joko mengatakan bahwa Realisasi pemasangan PJU ini sudah mulai berjalan di beberapa wilayah, dan rencananya akan diperluas ke kecamatan lainnya di tahun mendatang.

“Kami akan melanjutkan pemasangan PJU di sejumlah titik, termasuk di kecamatan yang telah mengajukan permintaan, seperti Muara Bengkal, khususnya di sekitar rumah sakit baru yang kondisinya masih gelap,” Joko.

Ia berharap tambahan anggaran tahun 2025 dari Tim APD dapat mempercepat pemasangan PJU di wilayah kecamatan.

Selama tahun 2024, total anggaran yang telah terealisasi untuk pemasangan PJU mencapai Rp9 miliar, sementara pada tahun 2023 sekitar Rp 1,4 miliar.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kukar Sementara Bacakan Naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

Menurut Joko, anggaran tersebut disesuaikan dengan jumlah titik pemasangan dan kemampuan keuangan pemerintah daerah.

Program pemasangan PJU di Kutai Timur merupakan salah satu program unggulan Dishub, dengan tujuan menjadikan Kutai Timur “terang benderang”.

Selain itu, langkah ini juga diambil untuk menanggulangi masalah kriminalitas, seperti begal dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di wilayah tertentu.

“Kami mengutamakan pemasangan di area-area rawan seperti arah Abdullah ke Kenyamukan, tempat kasus pembegalan pertama terjadi. PJU di area ini menggunakan solar cell yang masih berfungsi hingga kini. Kami akan terus memantau dan memastikan sambungan penerangan berfungsi dengan baik,” jelasnya

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Apresiasi Pelaksanaan Pawai Pembangunan Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia

Program pemasangan PJU ini juga merupakan respons terhadap banyaknya keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan di sejumlah jalan, khususnya di Kenyamukan.

Dalam tanggapan Kabid Lalu lintas dan angkutan Abdul Muis menegaskan bahwa pemasangan tidak hanya dilakukan di kota, tetapi juga mulai merambah ke kecamatan-kecamatan yang membutuhkan.

Terkait metode penerangan, Dishub Kutai Timur mempertimbangkan penggunaan jalur listrik di beberapa kecamatan.

 “Ada kekhawatiran bahwa PJU berbasis solar cell rawan pencurian di wilayah kecamatan. Oleh karena itu, jika ada jalur listrik yang tersedia, masyarakat cenderung meminta pemasangan dengan jalur listrik,” pungkasnya. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Hidupkan Kembali Bank Sampah, Upaya Pemerintah Kelurahan Bukit Biru Memperbaiki Pengelolaan Sampah

Advertorial

Sambangi Desa Melintang, Edi Damansyah Berikan Bantuan Rp150 Juta Untuk Rehabilitasi Masjid Al Ittihad

Advertorial

Pemkab Kukar Hibahkan Bangunan dan Dana Renovasi kepada Bawaslu Kukar

Advertorial

Festival Film Dokumenter Pelajar, Upaya Disdikbud Kukar Gali Kreativitas dan Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini

Advertorial

Progres Pembangunan Pasar Tangga Arung Mencapai 80 Persen, Memasuki Tahap Penyelesaian

Bisnis

Pemkab Kukar Jajaki Investasi Mall Pakuwon Group, Ekraf dan Jongkang Jadi Opsi Lokasi

Advertorial

Kepala Dinkes Kukar Jabarkan Kewenangan Prioritas Penanganan Stunting

Pemerintah

Festival Kota Juang Sanga-Sanga Jadi Ruang Partisipasi Warga dan Penggerak Ekonomi Lokal