Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:22 WIB

Kutim Pecahkan Rekor MURI Kategori Melukis Batik Wakaroros Terbanyak

Puncak Festival Megic Land Kutai Timur 2024

Puncak Festival Megic Land Kutai Timur 2024

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Kutai Timur kembali menunjukkan eksistensinya di ranah budaya dengan menggelar “Festival Magic Land Kutai Timur 2024,” yang menjadi wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan kekayaan budaya lokal.

Puncaknya adalah usaha pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dalam kategori melukis batik Wakaroros terbanyak, batik khas Kutim yang berasal dari suku Dayak Basap.

Kegiatan yang diselenggarakan di Kawasan Polder Ilham Maulana, Sangatta, ini sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Kabupaten Kutai Timur, pada Selasa (29/10/2024).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Mulyono, yang turut hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa motif Wakaroros merupakan simbol dari budaya asli Kutim yang kini mendunia.

Baca Juga :  Dukung Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja Lokal, Bupati Kukar Lepas Peserta Pelatihan Welder SMAW 4G

“Ya, batik ini merupakan batik khas dan asli Kabupaten Kutai Timur dari Suku Dayak Basap, dan dengan kegiatan ini kita mengenalkan budaya kita,” tutur Mulyono.

Tak hanya sekadar mengenalkan, batik Wakaroros telah menjadi representasi Kutim di kancah internasional.

“Jangan salah, batik Wakaroros khas Kutim ini sudah pernah tampil dalam event nasional bahkan sudah tampil di Amerika juga, jadi ini bukti bahwa budaya kita bisa go internasional,” kata Mulyono.

Melalui Festival Magic Land ini, pihaknya berharap dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal.

Festival ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan juga ruang bagi para pelajar untuk mengasah bakat seni mereka, khususnya dalam bidang seni batik. Dalam kesempatan ini, ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kutim berpartisipasi dengan penuh semangat, mengekspresikan kebanggaan mereka terhadap motif batik Wakaroros yang sarat makna.

Baca Juga :  Pujasera Tenggarong Ditargetkan Beroperasi Akhir Juli, Diskop UKM Kukar Sedang Kurasi Tenant

Motif batik ini terinspirasi dari ukiran kayu Dayak Basap, dengan corak Akar Oros dan Tanaman Paku yang melambangkan keunikan alam Kutim.

Mulyono menambahkan bahwa ke depan, tak hanya batik Wakaroros yang diharapkan bisa meraih pengakuan nasional maupun internasional, tetapi juga berbagai bentuk kebudayaan lain yang mencerminkan kekayaan budaya Kutim. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Kolaborasi Pemkab dan Tenan Jadi Fokus Evaluasi Mal Pelayanan Publik Kukar

Bisnis

Pantau Harga di Pasar Mangkurawang, Bupati Kukar Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru

Pemerintah

KKP Gandeng KTNA Promosikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan

Advertorial

Wabup Kukar Tinjau Sejumlah Proyek Hingga Berikan Ambulans di Mara Jawa dan Sangasanga

Advertorial

Pemkab Kukar Lanjutkan Program RTLH, 600 Rumah Masyarakat Direnovasi

Advertorial

Hadiri Senam Merah Putih di Muara Badak, Bupati Ajak MAsyarakat Rajin Olahraga

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional, Pemkab Terus Dukung Keberadaan Ponpes

Pemerintah

Pelantikan Pengurus PPDI Kaltim 2025-2030, Fokus Perjuangkan Kejelasan Status Perangkat Desa