Home / Advertorial / Pemerintah

Jumat, 15 November 2024 - 11:53 WIB

Perda Penanggulangan Bahaya Kebakaran Disahkan, Anggota DPRD Kutim Ungkap Permasalahan Lainnya

Yosef Udau - Anggota DPRD Kutai Timur

Yosef Udau - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Akses jalur masuk mobil pemadam kebakaran ke Kecamatan Sandara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), diketahui sangat susah dilalui, terutama saat terjadi kebakaran.

Kondisi ini membuat masyarakat setempat terpaksa bergotong royong untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, karena keterbatasan aksesibilitas kendaraan pemadam.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kutim, Yosep Udau, setelah Peraturan Daerah (Perda) terkait Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan disahkan, menyatakan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) sedang mencari solusi atas permasalahan yang masih ada di Sandaran.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Serahkan Unit Usaha Produktif Bagi Koperasi Desa, Kades Kembang Janggut Siap Kawal Program untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Itu sudah program Damkar, kita kan sudah sahkan Perdanya. Nanti pelaksanaannya di lapangan sudah dinas terkait yang kerjakan,” ujar Yosep.

Senada dengan itu, anggota DPRD Kutim lainnya, Novel Tyty Paembonan, menambahkan bahwa peningkatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran perlu ditingkatkan hingga ke desa-desa. Salah satu solusinya adalah menyiapkan satu mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan.

“Di kecamatan kan sebagian dari desa juga. Jadi kalau desa-desa sekitar yang akses jalannya cukup dekat, simpanlah satu mobil pemadam, nggak usah yang besar, cukup seperti mobil truk Mitsubishi 5.000L itu sudah sangat kencang,” tambahnya.

Baca Juga :  Aliansi Tiga Ormas Menggelar Aksi Damai, Tuntut Kejelasan Dalam Pengelolaan Parkir Tangga Arung Square

Novel juga menekankan pentingnya menyiapkan beberapa pegawai di setiap kecamatan untuk antisipasi terjadinya kebakaran. Partisipasi masyarakat juga dianggap sangat penting untuk mendukung upaya pemadaman.

“Misalnya ada satu pos di situ, tugaskan pegawai berapa orang di situ dan alat yang diperlukan. Ditambah lagi kalau ada partisipasi desa dan RT, itu sangat membantu,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Kutim Minta Ketua RT Tak Ikut Politik Praktis Pada Pemilu 2024

Advertorial

Bupati Mengajak Seluruh Lapisan Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAZ Kukar

Pemerintah

Sekda Kukar Sebut Perpindahan ASN ke IKN Tak Ganggu Birokrasi Daerah

Advertorial

Air Bersih Mengalir, Desa-Desa di Kukar Bernapas Berkat Program Bupati Edi Damansyah

Advertorial

Sekda Serahkan SK Purna Tugas Kabag Perencanaan dan Keuangan Setdakab Kukar

Advertorial

Tahun ini, Sepanjang 32,55 Kilometer Jalan Pertanian di Kukar Ditingkatkan

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Infrastruktur Dasar Pendidikan di Kabupaten Berau Belum Merata

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Dampak Lingkungan yang Ditimbulkan Perusahaan Tambang Terhadap Masyarakat