Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 7 Mei 2025 - 09:11 WIB

Anggota DPRD Kaltim Soroti Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah yang Masih Terjadi

Salehuddin - Anggota DPRD Kaltim

Salehuddin - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin menyoroti terkait masih adanya ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah yang masih terjadi.

Salehuddin menilai, potensi pertanian, peternakan, dan perikanan di Kaltim, khususnya Kutai Kartanegara (Kukar) yang menjdai daerah pemilihan (dapil) nya sangat besar, namun belum digarap maksimal.

Menurutnya salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan hal tersebut yakni denganmelibatkan perusahaan-perusahaan besar sebagai mitra strategis kelompok tani dan nelayan.

“Banyak perusahaan besar beroperasi di Kukar dan Kaltim pada umumnya. Mereka perlu dilibatkan sebagai bapak angkat bagi petani, peternak, maupun nelayan,” kata Salehuddin.

Baca Juga :  DPRD Kukar Menggelar RDP Bahas Banjir dan Longsor di Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan

Menurutnya, kemitraan seperti ini akan mempercepat kemandirian pangan di tengah meningkatnya kebutuhan, terutama jelang beroperasinya Ibu Kota Negara (IKN) di wilayah Kaltim.

Ia punmengusulkan agar skema keterlibatan perusahaan dilakukan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) yang selama ini lebih banyak diarahkan ke pembangunan jalan dan fasilitas publik. Padahal, sektor pangan juga mendesak untuk diperkuat.

“CSR bisa dimanfaatkan untuk pembangunan irigasi, penyediaan alat pertanian, pelatihan, sampai akses pasar bagi petani. Ini bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun kedaulatan pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  MTQ Tingkat Kecamatan Tenggarong Resmi Digelar di Kelurahan Jahab

Ia menyoroti lima kawasan irigasi di Kukar yang berpotensi mendongkrak produksi pangan, namun belum tergarap maksimal karena terbatasnya infrastruktur. Menurutnya, jika ada intervensi kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta, dampaknya akan jauh lebih terasa dan merata.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan lapangan. Ia memastikan akan mengawal pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) agar tidak berhenti sebagai dokumen seremonial.

“RPJMD harus menjadi jawaban atas tantangan nyata, terutama ketahanan pangan. Kami ingin itu melibatkan semua pihak, bukan hanya pemerintah,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Forkopimda Kaltim Tinjau Kesiapan TPS Jelang PSU Pilkada Kukar

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Masalah Antrean Panjang yang Sering Terjadi di SPBU

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Rapat Persiapan Pelaksanaan GPM Menjelang HBKN

Advertorial

Disdikbud Kukar Gelar Bimtek Bagi Petugas Perpustakaan

Advertorial

DPRD Kukar akan Mengikuti Orientasi yang Diinisiasi BPSDM Kaltim

Advertorial

Siapkan Reward, Dorong Pemdes Maksimalkan Pajak dan Retribusi

Pemerintah

Penerapan SP2D Online oleh Pemkab Kukar Berdasarkan Rekomendasi BPK

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Minta Pemprov Dongkrak PAD Melalui Pajak dan Retribusi