Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah / Politik

Rabu, 21 Mei 2025 - 09:34 WIB

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kondisi Memprihatinkan Kerusakan Jalan di Kabupaten Paser

Abdurrahman KA - Anggota DPRD Kaltim

Abdurrahman KA - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com –Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdurrahman KA, menyoroti kondisi memprihatinkan jalan sepanjang setengah kilometer di kawasan Tanjung Limau, Kabupaten Paser.

Ia menilai bahwa wilayah selatan Kaltim seperti Paser kerap terpinggirkan dalam prioritas pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kerusakan di Tanjung Limau hanyalah potret kecil dari persoalan yang lebih luas.

“Ini bukan hanya soal satu titik. Hampir di seluruh Paser, kerusakan jalan sudah mengkhawatirkan. Tapi kemampuan fiskal kabupaten sangat terbatas,” ujarnya.

Ia menyebut, berdasarkan perhitungan Dinas PU Kabupaten Paser, setidaknya dibutuhkan Rp1,2 triliun untuk memperbaiki seluruh kerusakan jalan. Sebuah angka yang nyaris mustahil ditanggung sendiri oleh pemerintah kabupaten.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Apel Pagi, Asisten dan Kabag Lingkungan Setda Kukar Tandatangani Fakta Integritas

“Di sinilah peran provinsi harus hadir. Termasuk dorongan dari DPRD, agar kebutuhan di daerah tidak terus-menerus tertunda,” tegasnya.

Ia mengapresiasi adanya alokasi anggaran lebih dari Rp200 miliar dari Pemprov Kaltim tahun ini untuk mendukung perbaikan infrastruktur jalan di Paser. Namun, ia juga menyoroti belum adanya kepastian tambahan dana untuk tahun anggaran 2026.

“Kami akan perjuangkan agar tahun depan alokasi anggaran bisa ditingkatkan. Mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada kualitas infrastruktur dasar seperti jalan,” ungkapnya.

Baca Juga :  APDESI Kukar Tegaskan Komitmen Transparansi, Audit Dana Desa Dinilai Perkuat Kepercayaan Publik

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi agar perencanaan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, koordinasi lintas kewenangan harus diperkuat agar pemetaan kebutuhan di lapangan bisa lebih akurat.

Ia mengajak masyarakat untuk tak hanya menjadi penonton. Ia menilai partisipasi warga dalam pelaporan kondisi jalan sangat krusial agar perbaikan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Masyarakat harus terlibat, mengawasi, dan menyampaikan laporan jika ada jalan rusak. Kita butuh sistem kerja bersama untuk menjawab tantangan infrastruktur,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Stunting Menurun Drastis di Kukar, Bukti Komitmen Bupati Edi Damansyah dan TPPS

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Menekankan untuk Tidak Menggeneralisasi Perilaku Ormas

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik AMDK Perumdam TTB

Advertorial

DPRD Kukar akan Mengikuti Orientasi yang Diinisiasi BPSDM Kaltim

Advertorial

Tingkatkan Kualitas Kebun Sawit Milik Masyarakat, Pemkab Kukar Luncurkan Program STDB

Pemerintah

Pengunjung Kukar Land Festival 2023 Torehkan Rekor MURI, 7 Ribu Orang Gunakan Pesapu Ikat Kepala Khas Kutai

Advertorial

Bupati Meresmikan Gedung BPU dan Posyandu di Desa Loa Ulung

Advertorial

BPBD Kukar Usulkan Armada Pemadam Kebakaran Khusus yang Bisa Beroperasi di Perairan