Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:37 WIB

Anggota DPRD Soroti Meningkatnya Angka Pengangguran di Kutim

Fitriyani - Anggota DPRD Kutai Timur

Fitriyani - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Fitriyani, mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya angka pengangguran di Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) yang selama ini belum optimal.

“Selama ini, BLK yang ada di Kutai Timur belum mampu menjangkau seluruh masyarakat. Padahal, kehadirannya sangat penting untuk memberikan pelatihan dan keterampilan bagi para pencari kerja,” ujar Fitriyani.

Ia menambahkan, pihak kontraktor sering kali merekrut tenaga kerja lokal namun kemudian mengirim mereka untuk pembinaan dan pelatihan ke luar daerah seperti Jakarta dan Banjar. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan fasilitas dan kemampuan BLK lokal dalam menyediakan pelatihan yang memadai.

Baca Juga :  Bupati Kukar Buka Secara Resmi Program Karya Bakti TNI, untuk Fokus Bangun Infrastruktur Tani

“Komunikasi antara pihak-pihak terkait perlu ditingkatkan, terutama mengingat adanya Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan yang mengatur kuota tenaga kerja lokal. Namun, implementasinya belum efektif,” jelasnya.

Perda tersebut mengatur bahwa lapangan kerja harus mengalokasikan sekitar 70-80% untuk tenaga kerja lokal, namun kenyataannya masih banyak tantangan dalam penerapannya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Dinas Tenaga Kerja dalam proses rekrutmen.

“Kita sebenarnya menginginkan agar proses rekrutmen dilakukan melalui satu pintu, yaitu Dinas Tenaga Kerja. Namun, kenyataannya perusahaan dan kecamatan juga membuka rekrutmen melalui berbagai saluran seperti website, yang membuat pengawasan menjadi sulit,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kukar Sampaikan Aspirasi Masyarakat Terkait Keterlibatan SDM Lokal di IKN kepada Anggota DPR-RI

Ia menekankan bahwa dengan adanya sistem rekrutmen satu pintu, pemerintah dapat lebih mudah memantau dan memastikan bahwa tenaga kerja lokal yang telah mendapat pendidikan dan pelatihan dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dapat terserap maksimal dalam dunia kerja di Kutai Timur.

“Kita ingin agar masyarakat kita yang sudah menempuh pendidikan dan pelatihan bisa bekerja dengan maksimal di sini, di daerah kita sendiri,” pungkas Hj. Fitriyani.

Dengan berbagai upaya dan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah, pihak kontraktor, dan masyarakat, diharapkan masalah pengangguran di Kutai Timur dapat segera teratasi. (adv/dprd/kutim/103)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Buka Bersama Ketua RT se-Kecamatan Tenggarong

Advertorial

Bupati Kutim Tutup Festival Sangkulirang, Apresiasi Antusias Masyarakat

Advertorial

Komisi III DPRD Kaltim Mengecek Perkembangan Pembangunan IKN Nusantara

Advertorial

Bupati Kukar Minta OPD Lahirkan Inovasi Setiap Tahun untuk Meningkatkan Kualitas Layanan

Advertorial

Camat Loa Kulu Minta Para Ketua RT Serius Menjalankan Tugas Selama Melayani Masyarakat

Advertorial

Bupati Kukar Melakukan Panen Raya Padi Mentik Susu Wangi di Kecamatan Muara Kaman

Advertorial

Pemkab Kutim Gelar Kemilau Batik Festival, Puncak Acara Berlangsung Meriah

Advertorial

Jalin Koordinasi Jalankan Program, Kepala DPMD Membuka Rakor TP PKK Kukar ke-52