Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Pemerintah

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Atasi Persoalan di Tangga Arung Square, Pemkab Kukar Bekukan Forum Pedagang dan Segera Rapikan Pengelolaan

Bangunan Tangga Arung Square (Latif/Eksposisi)

Bangunan Tangga Arung Square (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah tegas dengan membekukan Forum Pedagang Pasar Tangga Arung Square. Kebijakan ini diambil menyusul temuan sejumlah persoalan dalam pengelolaan pasar tersebut.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa penghentian sementara ini merupakan bagian dari upaya pembenahan menyeluruh. Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah toko bahkan telah memilih untuk tutup.

Ia menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah daerah menilai perlu ada langkah cepat untuk memastikan pasar dapat kembali berjalan dengan baik dan sesuai aturan.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Kota Bangun, Wabup Kukar Didoakan Habib Abdurrahman Borsama Ribuan Jemaah

“Segera, jadi kami sudah berdiskusi membagi tugas dengan Wakil Bupati,” ujarnya pada Jumat (17/04/2026).

Menurutnya, penanganan Tangga Arung Square kini menjadi fokus khusus pemerintah daerah. Bahkan, Wakil Bupati diberikan tanggung jawab penuh untuk melakukan penataan di kawasan tersebut.

Bupati mengungkapkan bahwa langkah penataan ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah penyimpangan dalam pengelolaan pasar. Hal inilah yang menjadi alasan utama dilakukan penghentian sementara.

“Karena ada memang kami melihat penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di sana. Dan ini kita tidak mau penyimpangan-penyimpangan ini terus berlanjut,” tegasnya.

Baca Juga :  Memahami RKBM Bongkar dan Posisi Angka Rp650 per Ton di Kuala Samboja

Ia menilai, momen saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, mengingat pasar tersebut masih tergolong baru.

Langkah penataan ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan pasar yang lebih tertib, transparan, dan memberikan kenyamanan bagi para pedagang maupun pengunjung.

Pemerintah daerah juga memahami dampak dari kebijakan ini terhadap aktivitas ekonomi pedagang. Namun demikian, pembenahan dinilai sebagai langkah penting untuk keberlangsungan pasar ke depan.

“Kita paham ini butuh langkah cepat dari kita. Dan kami konsen untuk menyelesaikan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sekda Buka Rembuk Stunting Garapan DPPKB Kukar

Hukum - Kriminal

DPRD Kukar Siapkan Rekomendasi Penutupan Pondok Pesantren di Tenggarong Seberang Karena Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Advertorial

Keberadaan RPB di Desa Jonggon Dinilai Bisa Meningkatkan Penghasilan Petani Jahe

Advertorial

Sekda Kukar Melakukan Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelajar Penerima Beasiswa Kerjasama

Advertorial

Dispora Kutim Menggelar Woodball National Open Tunament Regional Kaltim

Pemerintah

Kukar Borong Prestasi Tingkat Provinsi Kaltim, Juara Lomba Posyandu, RT, dan Gotong Royong

Advertorial

Anggota DPRD Apresiasi Upaya Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Kutim

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Mangkurawang untuk Serap Aspirasi Masyarakat