Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 6 November 2024 - 20:22 WIB

Bapenda Menggelar Bimtek yang Diikuti Ratusan Juru Pungut Pajak se-Kutim

Bimtek yang digelar Bapenda Kutim

Bimtek yang digelar Bapenda Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Sebanyak 163 juru pungut pajak dari desa dan kecamatan se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diberi Bimbingan Teknis (Bimtek) oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim pada 5-6 November 2024 di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi para juru pungut dalam mengelola pajak daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang terbaru.

Bimtek yang mengangkat tema Implementasi UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) dan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) ini menjadi momentum penting dalam menyesuaikan pengelolaan pajak daerah dengan perkembangan kebijakan yang lebih modern dan efisien.

Kepala Bapenda Kutim Syahfur, yang membuka acara tersebut, mewakili Pjs Bupati Kutim H M Agus Hari Kesuma, menekankan bahwa pelatihan ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pajak daerah. Terutama dengan diberlakukannya sistem pajak daring yang lebih transparan.

Baca Juga :  477 TPK di Kukar Siap Dampingi Masyarakat yang Berisiko Stunting

“Penerapan UU HKPD membawa perubahan besar dalam pengelolaan keuangan daerah. Melalui bimbingan teknis ini, kami ingin memastikan bahwa juru pungut pajak di Kutim mampu bekerja dengan lebih profesional dan efisien,” ujarnya.

Selain materi mengenai peraturan pajak yang baru, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim. Mereka memberikan panduan serta strategi teknis yang dapat membantu peserta dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul dalam penerapan UU HKPD. Para peserta dilatih untuk memahami cara mengelola pajak dengan akurasi tinggi dan prosedur yang sesuai guna memastikan transparansi dalam pelaporan pajak.

Namun, bukan hanya soal teknis pelatihan yang menjadi sorotan dalam acara ini. Bimtek juga dilengkapi dengan penampilan budaya khas Kutim, yang menampilkan tarian Dayak Kenyah dari Sanggar Tari Bina Seni Budaya Indonesia. Tarian yang penuh energi ini memberikan nuansa segar sekaligus memperkuat kebanggaan budaya lokal di tengah acara pelatihan yang serba teknis.

Baca Juga :  Dinas PU Kukar Melakukan Pengerjaan Sistem Drainase di 8 Titik yang Tersebar di 5 Kecamatan

Syahfur menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mendorong juru pungut untuk lebih memahami sistem pajak yang berlaku serta mengimplementasikannya dengan lebih baik di lapangan.

“Dengan bekal ilmu yang diperoleh, kami yakin juru pungut pajak akan menjadi ujung tombak dalam mendukung pencapaian target pajak daerah yang akan mempercepat pembangunan di Kutai Timur,” ucapnya.

Diharapkan, melalui Bimtek ini, penerimaan pajak daerah dapat meningkat, yang pada gilirannya akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur serta peningkatan layanan publik di seluruh wilayah Kutim. Sebagai bagian dari pemerintahan daerah, Bapenda berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan pajak agar lebih efisien, transparan, dan mendukung kemajuan daerah. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Petani di Margahayu dan Sungai Payang Mendapat Bantuan Pupuk dari Pemkab Kukar

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Imbau Pelaku Dunia Usaha Penuhi Hak dan Kewajiban kepada Buruh

Bisnis

Warga Timbau Tolak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Lapangan Sepak Bola

Advertorial

Pemkab Kukar Raih Juara Pertama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Berprestasi 2024

Ekonomi

Tukin di Sejumlah Kementerian dan Lembaga akan Mengalami Kenaikan Hingga 80 Persen

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Jalan Jembatan di Desa Rebaq Rinding

Advertorial

Pemkab dan DPRD Kutim Sepakati Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan

Advertorial

Bupati Kutim Resmikan Galeri Oke Akang di Kecamatan Kaliorang