KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri meresmikan Jembatan Sungai Jongkang, yang menjadi penghubung utama antara wilayah Jongkang dan kawasan strategis di sekitarnya.
Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Jongkang merupakan langkah penting dalam membuka akses logistik baru di Kukar.
“Jongkang ini merupakan daerah strategis yang sebenarnya sudah lama direncanakan untuk dikembangkan, dan sekarang kita hidupkan kembali,” ujar Aulia Rahman Basri usai peresmian.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan memangkas waktu tempuh antarwilayah secara signifikan, khususnya untuk rute logistik menuju Samarinda dan Balikpapan.
“Kalau kita mau ke Balikpapan, bisa menghemat waktu hingga setengah jam dibanding memutar lewat Samarinda. Dari Tenggarong ke pintu tol lewat Jongkang, cukup sekitar 30 menit saja,” jelasnya.
Jembatan yang pembangunannya sempat tertunda selama 13 tahun ini akhirnya rampung berkat komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.
“Pemerintah daerah memutuskan untuk menuntaskan proyek ini karena melihat pentingnya jalur Jongkang sebagai jalur logistik alternatif selain jalur dua yang sudah ada di Kukar,” katanya.
ia juga menjelaskan bahwa kawasan Jongkang kini disiapkan menjadi kota baru dengan konsep pengembangan industri, permukiman, dan fasilitas publik yang terintegrasi.
“Kita sudah mendesain kota baru di Jongkang. Saat ini kegiatan industri dan perkapalan sudah banyak berjalan di sini. Dulu bahkan sempat direncanakan pelabuhan peti kemas, tapi tidak memungkinkan karena faktor jembatan di sepanjang Sungai Mahakam,” jelasnya.
Pemerintah daerah akan menata Jongkang menjadi kawasan modern dengan berbagai fasilitas masyarakat. Di antaranya rencana pembangunan Mall, Sekolah Internasional Bhayangkari, serta jarak fasilitas kesehatan yang cukup dekat, yakni RSUD AM Parkesit yang kini telah bertaraf internasional.
“Lahan di Jongkang masih sangat luas dan potensial. Kita berharap bisa menata wilayah ini dengan rapi seperti kota-kota baru di Balikpapan. Ke depan, Jongkang akan kita kembangkan sebagai kawasan baru yang hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Sungai Jongkang, Pemkab Kukar optimistis wilayah tersebut akan tumbuh menjadi simpul ekonomi baru, sekaligus memperkuat jaringan transportasi antara Kukar, Samarinda, dan Balikpapan. (adv/prokom/kukar)










