Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:03 WIB

Bupati Kukar Harap Peran KWT Bisa Optimal untuk Penguatan Pangan

Edi Damasnyah - Bupati Kutai Kartanegara

Edi Damasnyah - Bupati Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah yang juga pembina Kelompok Wanita Tani (KWT) ingin peran lembaga tersebut berkontribusi untuk daerah. Dia menyebutkan KWT merupakan salah satu mitra Pemkab dan wadah berkumpulnya para wanita karier yang memiliki struktur kepengurusan di kecamatan, kelurahan dan desa, yang bergelut di bidang pertanian.

“Kalau melihat AD/ART-nya sebenarnya yang lebih penting anggotanya para wanita tani yang ada di kelurahan/desa, dan ibu–ibu sebagai pengurusnya,” ujarnya.

Edi mengingatkan agar wadah KWT itu yang selama ini berjalan sendiri-sendiri dan sangat terbatas ruang lingkup cakupannya bisa bergerak lebih bebas. Juga pemerintah lebih mudah melakukan pembinaan serta fasilitasi bantuan yang harus diberikan kepada KWT.

“Makanya saya setiap hadir dalam pelantikan KTNA maupun KWT selalu mengingatkan karena ada yang nanya apa sih tugas utama kami, jadi saya jelaskan namanya kelompok tani ya tugasnya nanam, beda dengan pedagang yang di pasar,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Gunakan BTT Rp5 Miliar untuk Membangun Sekolah Terbakar di Loa Janan, Ditarget Rampung Akhir Tahun

Edi mengharapkan optimalisasi penguatan, karena yang ditetapkan pemkab yang berkaitan dengan program ketahanan pangan merupakan hal yang paling mendasar.

“Karena kalau pangan kita tidak kuat, maka akan terjadi gejolak sosial yang bisa mengganggu kehidupan tatanan bernegara dan berbangsa khususnya di negara kita ini” tuturnya.

Edi mengapresiasi peranan KTNA dan KWT, karena Kukar unggul dari sembilan kabupaten/kota yang ada di Kaltim dalam ketahanan pangan, sekitar 42 persen kebutuhan beras di Kaltim dari Kukar, selain itu kebutuhan pokok lainnya seperti holtikultura Kukar juga unggul dari daerah Kaltim lainnya.

Baca Juga :  Bupati Bersilaturahmi Bersama Pengurus Cabang NU Kukar

Dirinya sudah menyampaikan kepada jajarannya khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan selaku dinas yang mengampu urusan dan leading sektor ketahanan pangan yang perlu dilakukan saat ini adalah optimalisasinya.

“Karena katakanlah KWT ini saat ini fokus pada pemanfaatan lahan pekarangan seperti yang sudah dilakukan di kecamatan, jadi sekali lagi saat ini yang kita perlukan optimalisasi,” tegasnya.

Edi berharap melalui ketua KWT kabupaten yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah memverifikasi kelompok-kelompok yang sudah ada, dan mengidentifikasi komoditas keunggulannya di kecamatan, kelurahan dan desa masing-masing.

“Setelah itu kami akan mencoba memfasilitasi bagaimana pasarnya nanti juga bisa terhubung dengan baik, ini yang akan kita lakukan bersama,” tutupnya. (adv/diskominfo/kukar/199)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi Nasdem DPRD Kutim Sampaikan Pandangan Terkait RAPBD 2025

Advertorial

Disdikbud Kukar Dikunjungi Anggota DPRD Bontang, Diskusikan Bidang Pendidikan

Advertorial

Pemerintah Kecamatan Anggana Libatkan Perusahaan Swasta Melakukan Pemugaran Makam Habib Tunggang Parangan

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Minta Bankaltimtara Mensosialisasikan dan Mempermudah Kredit Kukar Idaman

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Tepis Isu Penghapusan Pokir dalam Penyusunan APBD 2026

Pemerintah

DPMD Kukar Finalisasi Seleksi Pendekar Idaman Terbaik, Ratusan Orang yang Lolos Diumumkan 4 Agustus

Advertorial

BKPSDM Kukar Menggelar Bimtek Pengelolaan Kinerja ASN

Advertorial

Disdikbud Kukar Dorong Para Guru Ikuti Pendaftaran PGP