Home / Pemerintah

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:54 WIB

Bupati Kukar Menghadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa dengan Pihak Ketiga

Penandatanganan kerja sama yang dilakukan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

Penandatanganan kerja sama yang dilakukan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menghadiri, Expose Pengembangan Kerja sama Desa dengan Pihak Ketiga 2025, sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara desa dengan pihak ketiga, di Aula Desa Mandiri Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan dan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, pada Selasa (26/8/2025).

MoU tersebut, dilakukan oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, PT Multi Harapan Utama (MHU), Baznas Kukar, Yayasan Pede Nusantara Madani Kukar, Kepala Desa (Kades) Lung Anai, Kades Loh Sumber, Kades Loa Kulu Kota, dan Kades Jembayan Tengah Kecamatan Loa Kulu. serta Kades Desa Persiapan Loa Duri Seberang Kecamatan Loa Janan.

Aulia Rahman Basri mengatakan, pengembangan kerjasama desa dengan pihak ketiga ini dapat terus ditingkatkan pada masa-masa mendatang.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD Kutim Apreasiasi Kenaikan PAD Tahun 2025 Mencapai Rp 358 Miliar

Jika memungkinkan setiap desa harus bisa/mampu untuk menggandeng pihak ketiga dalam upayanya untuk membangun desanya.

Sejumlah desa yang menandatangani MoU dengan pihak ketiga seperti desa Lung Anai, Loh Sumber, Loa Kulu Kota, Jembayan Tengah bahkan Desa Persiapan Loa Duri Seberang.

“Harus menjadi contoh baik dalam upaya mewujudkan pengembangan kerjasama desa dengan pihak ketiga di Kaltim ini pada umumnya Kukar pada khususnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, berbagai program unggulan desa dan program-program yang berdampak luas, bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Harus menjadi perhatian utama untuk bisa dikembangkan dalam wujud kerjasama dengan pihak ketiga ini. Karena sesungguhnya disitulah letak berbagi tanggungjawab, dalam upaya sama-sama mewujudkan desa yang maju, mandiri dan berdaya saing.

Baca Juga :  Dilema Anggota DPRD Kukar Soal Masyarakat Wilayah Delineasi IKN

Kemudian, kepada PT MHU, Yayasan Pede Nusantara Madani, dan Baznas. Pemerintah daerah menyambut positif/mengapresiasi adanya kerjasama ini.

Ia berharap, dunia usaha lainnya, terutama perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar, baik perusahaan tambang, dan perkebunan, juga tergerak untuk melakukan hal yang sama, terutama perusahaan yang dampak operasinya berpotensi terhadap pengurangan daya dukung lingkungan bagi masyarakat sekitarnya.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala DPMPD Provinsi Kaltim beserta seluruh jajaran, atas fasilitas dan dukungannya. Harapan kami tolong Sekretaris DPMPD Provinsi Kaltim sampaikan kepada Kepala Dinas, bahwa teman-teman desa yang sudah ber MoU hari ini, kedepan bisa mendapat insentif dari Pemprov Kaltim,” pungkasnya. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Olahraga dan Kesehatan

Ratusan Atlet Kukar Akan Berlaga di POPDA XVII Kaltim, Dispora Beri Dukungan Penuh

Advertorial

Kukar Bersholawat Jilid 2 Sukses Digelar, Ribuan Masyarakat Padati Taman Kota Raja

Advertorial

75 Persen BUMDES di Kutim Aktif dan Sehat, Sejumlah DIantaranya Sudah Mandiri dan Maju

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dukung Pengembangan UMKM Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Advertorial

Dukung Pengembangan Pickleball, Ketua DPRD Kukar Fokus Bangun SDM Lewat Olahraga

Advertorial

Fraksi Golkar DPRD Kutim Berikan Apresiasi Target Belanja Modal Infrastruktur di RAPBD 2025 udah Sesuai Ketentuan

Advertorial

Disdikbud Kukar Berikan Dukungan Festival Kampong Tuha Bensamar

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Dukung Permintaan Naikkan Anggaran Pertanian