Home / Infrastruktur / Pemerintah / Peristiwa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Bupati Kukar Tinjau Longsor Jembayan, Jembatan Bailey Disiapkan untuk Akses Sementara

Peninjauan bencana longsong di Jalan Poros Margasari (Latif/Eksposisi)

Peninjauan bencana longsong di Jalan Poros Margasari (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meninjau langsung lokasi tanah longsor yang terjadi di Jalan Poros Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, pada Sabtu (15/8/2026).

Aulia mengatakan, kejadian longsor di kawasan tersebut merupakan yang ketiga kalinya. Dua kejadian sebelumnya telah ditangani oleh Balai, mengingat ruas jalan tersebut merupakan bagian dari jalan poros nasional.

Menurutnya, Balai telah berada di lokasi sejak awal kejadian untuk melakukan pemantauan sekaligus penanganan terhadap kondisi jalan yang terdampak longsor.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Kabalai, mungkin ada beberapa langkah-langkah yang akan ditempuh, termasuk salah satunya mempersiapkan jembatan Bailey sehingga aktivitas warga masyarakat tidak terganggu,” ujarnya saat diwawancari awak media.

Untuk sementara, akses lalu lintas di sekitar lokasi akan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan oleh Pemerintah Desa Jembayan. Rekayasa lalu lintas juga akan dikoordinasikan bersama Polres Kukar.

Aulia mengatakan, kendaraan besar nantinya akan dialihkan melalui jalur seberang. Sementara jalur alternatif di belakang lokasi longsor akan digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat, mengingat kondisi jalur tersebut relatif kecil.

Baca Juga :  Sekda Membuka Rakor PKH yang Digelar Dinsos Kukar

Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat maupun distribusi logistik tetap berjalan selama proses penanganan longsor.

“Untuk kondisi sekarang, kondisi jalan kita akan alihkan dulu ke belakang. Tadi Pak Kades sudah membuat alternatif, nanti akan dirapatkan serta teman-teman dari Polres untuk rekayasa lalu lintasnya sehingga aktivitas logistik, aktivitas masyarakat itu tidak terganggu,” jelasnya.

Di tengah kondisi tanah yang masih berpotensi mengalami pergerakan, Aulia juga meminta masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi longsor untuk sementara waktu tidak menempati rumahnya pada malam hari.

Ia mengimbau warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Untuk warga masyarakat yang ada di sekitar sini tadi kami sampaikan untuk jangan dulu tidur di rumahnya. Sebaiknya mengungsi dulu, sehingga kita khawatir ketika saat malam hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Sementara itu, Balai telah melakukan sejumlah langkah antisipatif di lokasi. Alat berat juga disiapkan untuk melakukan pembersihan dan merapikan kondisi tanah yang terdampak.

Baca Juga :  Samboja Mantapkan Peran Penyangga Pangan IKN, Perkuat Produksi Pertanian dan Tata Niaga

Aulia berharap penanganan tersebut dapat mengurangi risiko terjadinya penurunan tanah kembali di sekitar lokasi.

“Sebentar lagi mungkin alat berat sudah ada di sini untuk merapikan situasi yang ada di keadaan yang ada di sini. Sehingga harapan kita dengan ini dirapikan nanti sudah tidak terjadi penurunan lagi,” ungkapnya.

Untuk penanganan sementara, pemerintah bersama Balai menyiapkan pemasangan jembatan Bailey sebagai akses pengganti ruas jalan yang terdampak longsor.

Aulia menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, proses pemasangan jembatan Bailey diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan.

Namun, sebelum jembatan tersebut terpasang, sejumlah tindakan penanganan awal telah dilakukan sejak Jumat (14/8/2026) dan dilanjutkan pada Sabtu.

“Kalau untuk pemasangan jembatan tadi itu sekitar dua bulan. Tetapi sebelum menuju ke sana, teman-teman sudah mulai kemarin, hari ini itu sudah melakukan tindakan-tindakan yang harusnya dilaksanakan di tempat ini,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Kukar Hadiri Festival Etam Begenjoh Garapan Mahasiswa Kukar di Kota Malang

Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Rumah Kosong, Warga Menduga Akibat Gigitan Ular Berbisa

Advertorial

APBD Kutim 2025 Diproyeksi Capai 10,3 Triliun Melalui Rapat Paripurna

Pemerintah

Kukar Idaman Terbaik Menjadi Dasar RPJMD 2025–2029 yang Dibahas Dalam Rapat Paripurna DPRD

Advertorial

Program Kukar Berkah Andalan Edi Damansyah Membawa Dampak Positif Bagi Kukar

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Sampaikan Pengerjaan Jalan Rantau Pulung Capai 100 Persen

Advertorial

DPRD Kukar Menggelar Rapat Paripurna, Mengesahkan 6 Perda dan 4 Raperda Inisiatif

Pemerintah

KKP Gandeng KTNA Promosikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan