KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) 2026 digelar di Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara, pada Kamis (07/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi program kerja sekaligus penyusunan agenda pemberdayaan perempuan dan penguatan UMKM ke depan.
Dalam kegiatan itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar, Dafip Haryanto menyampaikan sambutan Bupati Kukar yang menekankan pentingnya kolaborasi antara IWAPI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kegiatan ini mampu merumuskan aksi nyata yang dapat dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Menurutnya, IWAPI diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mendukung visi dan misi pembangunan Kukar sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan dan pelaku UMKM.
Dafip juga menilai peran perempuan dalam sektor usaha telah terbukti mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Ia menyinggung pengalaman saat pandemi Covid-19, di mana pelaku UMKM perempuan dinilai mampu bertahan dan menjaga perputaran ekonomi di tingkat bawah.
“Tadi juga disampaikan bahwa sejarah telah membuktikan para ibu dan pelaku usaha perempuan mampu menjadi garda terdepan sekaligus benteng terakhir dalam menjaga kekuatan ekonomi masyarakat lapisan bawah,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Kalimantan Timur, Ernawati Gafar mengatakan Rakercab menjadi wadah penting untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyusun program baru yang lebih konkret dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Pada hari ini kita berharap program-program kerja yang sudah dilaksanakan dapat kita evaluasi dan juga akan menghasilkan program kerja yang nyata dan konkret,” ucapnya.
Ia turut mengapresiasi perkembangan DPC IWAPI Kukar yang dinilai mengalami kemajuan cukup pesat dalam berbagai program pemberdayaan perempuan dan UMKM. Menurutnya, sinergi yang baik dengan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan tersebut.
Ernawati juga berharap DPC IWAPI Kukar dapat terus meningkatkan capaian organisasi, termasuk dalam pelaksanaan pelatihan, pendampingan UMKM, hingga kunjungan kerja yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi perempuan.
“Kalau bisa tahun ini dia hanya nomor satu. Kemarin dia nomor tiga atau nomor dua, saya lupa. Tapi tahun ini saya berharap lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (ltf/fdl)










