Home / Pemerintah / Serba Serbi

Rabu, 22 Juni 2022 - 10:56 WIB

Dewan Masjid Memiliki Website dengan Fitur Pemetaan Kemiskinan Wilayah

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Koordinasi dengan tema “Penanggulangan Kemiskinan” bersama Dewan Masjid Indonesia dan Pelaku Usaha Di Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa (21/06/2022).

Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan program prioritas Kukar Idaman yang dilaksanakan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dengan Bappeda Kukar sebagai leading sektor.

Edi Damansyah menjelaskan jika penanggulangan kemiskinan dapat diatasi, maka banyak persoalan lain yang akan terselesaikan. Untuk itu perlu sinkronisasi data kemiskinan dari OPD. Selain itu juga mensinkronisasikan data dengan pihak perusahaan dalam implementasi program CSR agar tidak terjadi tumpang tindih.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Apel Rutin, Ungkap Sejumlah Pesan Penting Bagi ASN di Lingkungan Pemkab Kukar

Menurutnya masjid memiliki peran besar dalam pengentasan kemiskinan. Diharapkannya para pengurus masjid untuk menangani warga pra sejahtera di sekitar kawasan masjid.

“Dari sisi agama berdosa bila membiarkan ada masyarakat miskin di lingkungan tempat tinggal kita. Paling tidak tetangga sebelah rumah yang harus diperhatikan. Untuk itu masjid harus memiliki data masyarakat di sekitarnya, paling tidak 40 rumah baik itu disisi kiri, kanan, depan dan belakang masjid,” ujar Edi Damansyah.

Dewan Masjid Kukar memiliki Aplikasi berbasis Website yang memiliki fitur pemetaan kemiskinan di wilayah yang dilengkapi dengan data. Dengan adanya fitur tersebut maka kemiskinan dapat dipetakan secara kewilayahan dengan lebih akurat dan dapat dirumuskan solusinya dengan lebih obyektif sesuai kebutuhan konkritnya.

Baca Juga :  Delegasi Perdagangan dan Bisnis dari Brunei dan China Kunjungi Pemkab Kukar

“Pendataan yang dilakukan Dewan Masjid Kukar untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan bantuan ekonomi, pelatihan, hingga spiritual hingga orang yang tidak memiliki pekerjaan. Kalau tidak ada skill untuk bekerja, maka dapat diberikan pelatihan,” jelas Bupati Kukar.

Edi Damansyah berharap data kemiskinan harus terus diperbarui dan terintegrasi dengan kementerian maupun perusahaan-perusahaan yang ada di Kukar. Hal ini dimaksudkan supaya para perusahaan bisa berkoordinasi dengan dinas terkait dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mengatasi masalah kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Lebaran, Bupati Edi Damansyah Sidak ke Sejumlah Pelayanan Publik

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Workshop Penyusunan Modul Pembelajaran Bahasa Daerah untuk Guru SD dan SMP

Infrastruktur

Pemprov Kaltim Berkomitmen Prioritaskan Tingkatkan Infrastruktur di Kabupaten Dahulu

Advertorial

Disdikbud Kutim Bakal Naikkan Insentif Tenaga Pendidik Berdasarkan Zonasi

Advertorial

Disdikbud Kukar Apresiasi Peran MKKS Dalam Pengembangan Mutu Kepala SMP Melalui Bimtek

Advertorial

Madu Kelulut Produksi Kelompok Peternak Kecamatan Loa Janan Dipuji Bupati Kukar

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Ingin Pengembangan SDM dan UMKM Dilakukan Secara Optimal

Advertorial

DIsdikbud Kukar Apresiasi Festival Nasi Bekepor yang Diselenggarakan Unikarta