Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:24 WIB

Disdikbud Kukar Menggelar Diklat Berjenjang Guru PAUD untuk Percepatan Penanganan Stunting

Diklat Berjenjang Guru PAUD yang digelar Disdikbud Kukar

Diklat Berjenjang Guru PAUD yang digelar Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Diklat Berjenjang bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan stunting di daerah. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, pada Senin (21/07/2025)

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keterlibatan dinas pendidikan dalam program nasional percepatan penurunan stunting.

Ia mengatakan, dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya menerima materi dari sektor pendidikan, tetapi juga dari sektor kesehatan dan pihak terkait lainnya.

“Kami dari Dinas Pendidikan dilibatkan dalam program ini dan akan mendapatkan pelatihan bersama pihak kesehatan serta sumber daya lainnya. Fokusnya adalah bagaimana kami, khususnya guru-guru PAUD, dapat berperan aktif dalam proses edukasi masyarakat terkait penanganan stunting,” ujarnya.

Menurutnya, masalah stunting perlu ditangani sejak dini, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan anak, mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun. Masa ini sangat krusial karena pertumbuhan dan perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh asupan gizi dan lingkungan pada periode tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Kukar Konsultasi ke Kemenkominfo RI Terkait Mengembangkan KIM

“Edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting. Di sinilah peran kami dari sektor pendidikan, terutama para guru PAUD, untuk membantu menekan angka stunting di Kukar,” jelasnya.

Ia menjelaskan alasan keterlibatan guru PAUD dalam pelatihan ini. Ia menilai, guru PAUD merupakan sosok yang paling dekat dengan masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki anak usia dini.

“Anak-anak biasanya mulai masuk PAUD pada usia 2 atau 3 tahun. Guru PAUD lebih mudah menyampaikan edukasi kepada para orang tua karena mereka berinteraksi langsung setiap hari. Mereka menjadi agen perubahan yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan stunting,” katanya.

Selain edukasi, pelatihan ini juga mencakup praktik langsung. Pihak kesehatan memberikan materi tentang cara mendeteksi kondisi lingkungan yang berisiko, hingga membuat makanan sehat dan bergizi.

Baca Juga :  DPRD Kukar Kejar Kepastian Dana Kurang Salur Rp2,4 Triliun ke Pemerintah Pusat

“Peserta tidak hanya menerima teori, tapi juga praktik. Kami dari sisi pendidikan akan fokus pada aspek edukasi, seperti memberi pemahaman tentang apa itu stunting. Sementara dari sisi kesehatan, peserta dibekali keterampilan mengolah makanan bergizi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, diklat ini akan berlangsung selama empat hari dan diharapkan dapat mencetak para edukator yang siap terjun langsung ke masyarakat.

“Para peserta akan digodok secara intensif agar siap menjalankan peran sebagai penyuluh dan edukator di lapangan. Edukasi ini tidak mudah, sehingga penting bagi peserta memahami substansi materi, mulai dari definisi, dampak, hingga cara penyampaian informasi yang tepat kepada masyarakat. Ini penting agar pesan yang disampaikan bisa diterima dan berdampak nyata,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Kukar Terima 11 Unit Pompa Air dari Pemerintah Pusat untuk Tangani Karhutla dan Kekeringan Lahan Pertanian

Advertorial

Pjs Bupati Kutim Ikuti Rakor Terkait Antisipasi Potensi Konflik Pilkada 2024

Advertorial

Bupati Melantik 170 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemkab Kukar

Advertorial

Disperindag Kukar Distribusikan Tabung Gas Elpiji Murah di Kecamatan Tenggarong

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Meninjau Pengembangan Mekanisme Jagung Modern di Kalsel

Advertorial

Pemkab Kukar Sambut Baik Bantuan Buku Bacaan dari Kemendikbudristek

Advertorial

Wabup Rendi Solihin Salat Ied di Masjid Al Abrar Kecamatan Muara Jawa

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Beri Perhatian Serius Bagi Pendidikan di Daerah Terpencil