Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 4 Juni 2025 - 19:31 WIB

Kasus Cyberbullying Marak Terjadi, DP3A Kukar Tekankan Pentingnya Edukasi Sejak Dini

Hero Suprayetno - Plt Kepala DP3A Kukar

Hero Suprayetno - Plt Kepala DP3A Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah menjadi bagian tak terhindarkan dari kehidupan masyarakat. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, terdapat risiko serius yang harus diantisipasi, termasuk maraknya kasus cyberbullying yang menyasar anak dan remaja.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Hero Suprayetno, pada Selasa (4/06/2025).

Menurut Hero, dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh anggota keluarga untuk mengantisipasi dampak negatif teknologi, khususnya dalam konteks penggunaan media sosial oleh anak-anak.

“Teknologi menembus ruang dan waktu, tidak bisa kita hindari. Karena itu, harus ada kesepakatan bersama di dalam keluarga untuk mengatur penggunaannya,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan komunikasi yang konsisten dalam keluarga. Aturan terkait jam penggunaan gawai serta tujuannya perlu ditentukan dengan jelas. Selain itu, orang tua juga harus aktif berkomunikasi dengan anak, bukan sekadar melarang atau mendoktrin.

Baca Juga :  Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Soroti Kinerja Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas

“Kalau tanpa komitmen dan komunikasi yang baik, manfaat teknologi bisa menyimpang. Kita juga harus sadar, banyak aspek yang memengaruhi anak dalam penggunaan media digital, seperti pengaruh teman sebaya, kebebasan jaringan internet, hingga faktor eksternal yang bisa menjebak mereka dalam tindakan berisiko seperti cyberbullying,” jelas Hero.

Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman dan edukasi sejak dini. Menurutnya, anak-anak perlu diajak berdiskusi, tidak hanya diperintah. Mereka harus dilibatkan dalam proses penyelesaian masalah, terutama ketika menghadapi kasus perundungan digital.

“Selama ini anak-anak tidak dilibatkan untuk menyelesaikan masalah. Kalau mereka menghadapi cyberbullying di media sosial, siapa yang mereka tuju? Bagaimana mereka mencari solusinya? Nah, di sinilah peran keluarga untuk mendampingi dan mengedukasi,” tambahnya.

Hero juga mengingatkan bahwa penggunaan media secara berlebihan dapat berdampak pada kondisi fisik dan mental anak. Selain itu, dari sisi ekonomi, jika tidak dimanfaatkan dengan bijak, penggunaan teknologi bisa menjadi beban. Sebaliknya, jika digunakan dengan tepat, teknologi bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas dan bahkan sumber penghasilan.

Baca Juga :  Masa Jabatan 193 Kepala Desa di Kukar Akan DIperpanjang 2 Tahun

“Pergaulan anak sekarang bisa bersifat global. Kalau dimanfaatkan dengan benar, cara pandang mereka juga akan menjadi lebih luas. Tapi harus diarahkan agar tidak terjebak pada gaya hidup semata, melainkan fokus pada pengembangan diri,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pihak, termasuk media massa, dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi informasi secara bijak.

“Kita butuh kerja sama semua pihak untuk membangun kesadaran kolektif. Media juga sebaiknya tidak hanya memberitakan sisi negatif, tapi turut mendorong pemanfaatan teknologi secara positif,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Festival Etam Begenjoh 2024 Sukses Digelar di Kota Malang, Akan Dilanjutkan di Dua Kota Lain

Olahraga dan Kesehatan

Alfiah Nur Azmi Raih Juara Pemuda Kreativesia Bidang Grafika Dalam Anugerah Pemuda 2025

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Festival Budaya Bahari di Kecamatan Tenggarong

Advertorial

Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Akan BAngun TPA Baru di Desa Jembayan Tengah

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Melakukan Pengecekan Harga Bahan Pokok Menjelang Lebaran

Advertorial

Tim Pansus Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Ponpes DPRD Kaltim Datangi Kemendagri

Advertorial

Anggota DPRD Kukar Menghadiri Syukuran HUT ke-22 PPAD

Advertorial

Potensi Wisata Kecamatan Kaubun Akan Dimanfaatkan Tarik Minat Wisatawan