Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:14 WIB

DPMD Kukar Jadi OPD Paling Aktif Menggunakan Aplikasi Srikandi, Dorong Implementasi Hingga ke Desa

Arianto - Kepala DPMD Kukar

Arianto - Kepala DPMD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menjadi Perangkat Daerah yang paling menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).

Pencapaian tersebut diumumkan dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Aplikasi Srikandi yang dirangkai dengan Anugerah Literasi Kukar 2025 di Pendopo Odah Etam Tenggarong, pada Kamis (16/10/2025).

Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar, Rinda Desianti, menyampaikan bahwa DPMD Kukar menunjukkan komitmen kuat dalam digitalisasi administrasi surat-menyurat, sehingga menjadi perangkat daerah dengan penggunaan aplikasi Srikandi paling aktif sepanjang tahun 2025.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengaku bangga atas hasil yang diraih jajarannya. Menurutnya, prestasi ini tidak lepas dari komitmen dan kerja sama seluruh staf dalam mengoptimalkan penggunaan aplikasi yang dikembangkan pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga :  Bupati Kukar Menghadiri Malam Pisah Sambut Dandim 0906/KKR

“Alhamdulillah tadi diumumkan oleh Plt. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan bahwa DPMD merupakan pengguna terbanyak aplikasi Srikandi. Kami sudah menggunakan aplikasi ini sejak lama, bahkan seluruh proses surat-menyurat di DPMD kini dilakukan melalui Srikandi,” ujar Arianto.

Ia mengatakan, sejak awal disosialisasikannya aplikasi tersebut, pihaknya langsung menugaskan sejumlah staf untuk mempelajari sistem dan mekanisme penggunaannya. Langkah cepat ini membuat DPMD Kukar menjadi salah satu perangkat daerah yang paling siap dalam penerapan administrasi digital.

“Sejak aplikasi Srikandi disosialisasikan, kami segera menunjuk beberapa staf untuk belajar hingga benar-benar bisa mengoperasikan. Sekarang seluruh surat, baik dari pejabat maupun staf biasa, semuanya sudah melalui aplikasi Srikandi,” ungkapnya.

Arianto menyampaikan, keberhasilan penggunaan Srikandi di lingkungan DPMD menjadi dorongan untuk memperluas implementasinya ke tingkat desa. Pihaknya berencana melakukan pelatihan dan sosialisasi kepada seluruh aparatur desa agar sistem administrasi mereka dapat terintegrasi secara digital.

Baca Juga :  Bupati Kukar Buka Event Lari Lintas Alam yang Bertajuk Kukar Trail Run Series 2023

“Kami ingin seluruh desa di Kutai Kartanegara juga bisa menggunakan aplikasi ini. Rencananya ada 193 desa yang akan dilatih agar surat-menyurat dan administrasi mereka bisa dilakukan secara digital melalui Srikandi,” jelasnya.

Menurutnya, digitalisasi administrasi melalui Srikandi bukan hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia berharap, ke depan, seluruh perangkat desa dapat mengikuti langkah DPMD dalam mendukung transformasi digital pemerintahan daerah.

“Insya Allah tahun depan semua desa di Kukar sudah bisa menjalankan surat-menyurat lewat aplikasi Srikandi. Ini sejalan dengan semangat pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat desa,” pungkasnya. (rpp/fdl)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pemkab Kukar Usulkan Tambahan Kuota PPPK Tenaga Pendidikan

Advertorial

Kerjasama Ramadhani Cup dan SSA Diharapkan Meningkatkan Kualitas Sepakbola di Kutim

Advertorial

Kejar Target, Disdukcapil Kukar Jemput Bola Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Advertorial

237 Desa dan Kelurahan di Kukar Sudah Melakukan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti Lahan Pertanian Warga Terkena Banjir Karena Aktivitas Tambang Batu Bara

Advertorial

DPRD Kutim dan Disdikbud Perkuat Transparansi Distribusi Beasiswa

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Yakin Kaltim Memiliki Potensi Besar Mencapai Swasembada Pangan

Advertorial

Ketua DPRD Harapkan Program Terbaik dari TNI untuk Kutim