Home / Advertorial / Pemerintah

Jumat, 15 November 2024 - 13:01 WIB

DPRD Kutim Kenalkan Program Bertajuk Kita Bisa, Kedepankan Nilai Kinerja, Integritas dan Akuntabilitas

JAainuddin - Kabag Keuangan dan Program Sekretariat DPRD Kutim

JAainuddin - Kabag Keuangan dan Program Sekretariat DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan, DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkenalkan program terobosan bertajuk “KITA BISA” yang mengedepankan nilai Kinerja, Integritas, dan Akuntabilitas.

Program ini disosialisasikan secara resmi pada 4 November 2024 di Gedung DPRD Kutim oleh Kepala Bagian Program dan Keuangan DPRD Kutim Jainuddin yang juga menjadi peserta Diklat PKA KDOD LAN Samarinda. Intinya kegiatan dimaksud adalah “Sosialisasi Aksi Perubahan KITA BISA dan Launching Buku Pedoman Pengelolaan Keuangan Sekretariat DPRD”.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kutim Jimmi, Wakil Ketua DPRD Hj Prayunita Utami, Sekretaris DPRD Kutim Juliansyah, serta sejumlah pejabat utama lainnya, Jainuddin menjelaskan urgensi program ini untuk memperkuat tata kelola keuangan yang bebas dari penyimpangan.

Baca Juga :  Program Kukar Kaya Festival Raih Indonesia Award 2023, Wabup Rendi Solihin Terima Penghargaan di Jakarta

“Buku Pedoman Pengelolaan Keuangan menjadi panduan bagi semua unsur di DPRD. Pedoman ini mengatur mulai dari mekanisme Surat Pertanggungjawaban (SPJ), verifikasi belanja, perpajakan, hingga hak keuangan anggota dewan,” ungkapnya.

Jainuddin menekankan bahwa tujuan utama program “KITA BISA” adalah menciptakan sistem keuangan yang lebih profesional dan akuntabel. Sekaligus mengurangi potensi temuan dari pihak Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami ingin prosedur yang diterapkan benar-benar sesuai aturan, sehingga tidak ada ruang bagi ketidaksesuaian yang dapat merusak kredibilitas DPRD di mata publik,” tambahnya.

Program “KITA BISA” juga diharapkan dapat menjadi acuan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kutim. Jainuddin menyebut bahwa Buku Pedoman yang dikembangkan akan disosialisasikan lebih lanjut ke berbagai dinas dan badan. Agar seluruh komponen pemerintahan memiliki satu visi dalam pengelolaan keuangan yang profesional.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kaltim Menyoroti Lonjakan Kebutuhan Anggaran untuk Program Gratispol

“Jika seluruh SKPD menjalankan prinsip yang sama, maka langkah menuju birokrasi yang bersih dan profesional akan semakin nyata,” ujarnya.

Melalui program ini, DPRD Kutim berupaya untuk menanamkan budaya kerja yang lebih transparan dan bertanggung jawab di lingkungan pemerintah daerah.

“Ini bukan hanya soal teknis, tapi juga sebuah komitmen untuk membangun pemerintahan yang lebih bersih dan berwibawa demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

KPU Kukar Menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Tanggapi Pemahaman Kode Etik Dewan

Advertorial

Bupati Kukar Melantik Pj Kepala Desa Long Beleh Modang dan Sejumlah Anggota BPD

Advertorial

Pembangunan Pasar Tangga Arung Terus Berprogres, Ditarget Rampung Akhir Tahun

Advertorial

Pembangunan Jalan Dondang Menuju Tamapole Kecamatan di Muara Jawa Teurs Berprogres

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Berancana Libatkan LPAI untuk Tingkatkan Kesadaran Perlindungan Anak

Advertorial

Seimbangkan Pembangunan dan Pelestarian Alam, Ketua DPRD Kaltim Usulkan Proyek IKN Libatkan Masyarakat Lokal

Pemerintah

Pengembangan Sektor Pertanian di Desa Karang Tunggal Diseimbangi dengan Peningkatan SDM