Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:26 WIB

Fraksi Partai Demokrat DPRD Beri Kritik dan Harapan untuk Kinerja Keuangan Kutim

M. Amin - Anggota DPRD Kutai Timur

M. Amin - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Dalam sidang paripurna ke-27 masa persidangan ke III tahun sidang 2023/2024, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kutai Timur melalui perwakilannya, M. Amin, mengapresiasi sekaligus mengkritisi pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tahun 2023. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kutim, Jonni di saksikan Bupati Kutim Ardiansyah sulaiman dalam hal ini diwakili oleh Asisten III, Sudirman Latif. Hadir dan disaksikan 21 anggota dewan dan tamu undangan lainnya.

Setelah mempelajari nota penjelasan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kutai Timur tahun anggaran 2023, M. Amin menyatakan bahwa meskipun ada apresiasi terhadap kinerja pengelolaan keuangan, menurutnya masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Realisasi pendapatan asli daerah sebesar Rp352,46 miliar atau 44,76% dari anggaran pendapatan asli daerah sebesar Rp787,53 miliar masih dirasa kurang maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Akses Jalan Menuju Wisata Waduk di Sungai Seluang Terputus, Camat Samboja Imbau Warga Gunakan Jalur Alternatif

Dirinya beranggapan bahwa banyak kebutuhan mendasar masyarakat yang belum terpenuhi.

“Banyak kebutuhan mendasar dari masyarakat yang belum terpenuhi,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan kontribusi dari BUMD/Perusda dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Apakah seluruh BUMD/Perusda itu berkinerja optimal sehingga secara signifikan bisa ikut mendongkrak PAD?” tanyanya.

Fraksi Partai Demokrat menilai pentingnya transparansi dalam mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap PAD.

“Publik perlu tahu, apakah faktor meningkatnya PAD karena dominan disumbang oleh BUMD/Perusda Kabupaten Kutai Timur ataukah karena faktor lainnya,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya evaluasi kinerja BUMD/Perusda untuk memastikan optimalisasi kontribusi mereka terhadap PAD.

Baca Juga :  Sekda Kukar Harap PWI Jadi Garda Verifikasi Fakta dan Pengawal Pembangunan

“Kita harus memastikan BUMD/Perusda bekerja dengan optimal untuk mendukung PAD,” tuturnya.

Pihaknya juga menyoroti ketergantungan pada sektor tertentu yang harus dihindari.

“Agar tidak terjadi ketergantungan pada sektor tertentu, kita perlu diversifikasi sumber pendapatan,” tambahnya.

Fraksi Partai Demokrat berharap agar masukan mereka dapat diterima dan diimplementasikan oleh pemerintah.

“Dengan harapan dapat semakin mempertajam kebijakan pemerintah menuju perubahan dan perbaikan di tengah perkembangan masyarakat yang dinamis,” harapnya.

Anggota komisi D itu juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah. “Kami mengajak semua pihak dapat bekerja sama untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah,” imbuhnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Potensi Batu Bara Menipis, Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Maksimalkan Sektor Pertanian

Advertorial

DPPKB Kutim Menggelar Khatam Al-Quran, Tingkatkan Spiritualitas dan Kebersamaan

Olahraga dan Kesehatan

Puskesmas Tabang dan Muara Wis Belum Memiliki Dokter, Bupati Kukar Gandeng IDI Isi Kekosongan

Advertorial

Pemkab Kutim Menggelar Ujian Dinas Berbasis Merit, Menuju Layanan Publik Berkualitas

Pemerintah

Ketua DPRD Kukar Menghadiri Penyambutan Dandim 0906/KKR, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Jaga Stabilitas Daerah

Advertorial

HUT ke-243 Tenggarong, Anggota DPRD Kukar Dorong Pemuda Mengambil Peran Membangun Daerah

Advertorial

Pemerintah Kecamatan Anggana Libatkan Perusahaan Swasta Melakukan Pemugaran Makam Habib Tunggang Parangan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Usulkan Kenaikan Gaji Pemadam Kebakaran Desa