KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dalam rangka memperingati Hari Ibu, berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkolaborasi menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang menegaskan peran perempuan dalam pembangunan sosial daerah.
Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar ini melibatkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang beranggotakan 27 organisasi perempuan dari berbagai bidang.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Hero Suprayitno, mengatakan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema, Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk Menunjukkan Karir Terbaik Menuju Indonesia Emas 2045.
Tema tersebut menjadi pijakan DP3A dalam merancang kegiatan yang memperkuat kapasitas perempuan agar dapat berperan aktif dalam pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa DP3A kini tengah membangun komunikasi serta menyusun program-program yang menyentuh langsung perempuan, khususnya para ibu.
“Saat ini kita lagi membangun komunikasi dan membuat program-program kegiatan yang menyentuh perempuan langsung, khususnya ibu-ibu,” kata Hero pada Senin (1/12/2025).
Ia mengungkapkan bahwa fokus utama tahun ini mencakup penguatan ekonomi perempuan, termasuk pengembangan UMKM perempuan, sekaligus mendorong partisipasi aktif mereka dalam mendukung berbagai program pemerintah sesuai spirit Kukar Idaman Terbaik, yakni terdepan, berdaya saing, dan kreatif.
Keterlibatan GOW menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Seluruh 27 organisasi perempuan yang berada di bawah naungan GOW turut terlibat, meski sebagian diwakili oleh pengurus inti.
“Yang ikut semuanya ya 27 organisasi tadi. Memang kita undang perwakilan-perwakilan saja, tidak bisa seluruh anggota organisasinya,” ujarnya
Selain kegiatan di gedung yang telah difasilitasi Pemkab Kukar, pada 22 Desember mendatang juga akan digelar apel gabungan seluruh organisasi wanita di lingkungan Pemerintah Daerah.
“Agenda ini menjadi puncak rangkaian peringatan yang dirancang untuk memperkuat solidaritas dan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (ltf/fdl)








