Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 26 November 2024 - 16:15 WIB

Fraksi PKS DPRD Kutim Dorong Optimalisasi Investasi untuk Badan Usaha Milik Daerah

Syaiful Bakhri - Anggota DPRD Kutai Timur

Syaiful Bakhri - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Perwakilan Fraksi Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutm), Syaiful Bakhri sampaikan pentingnya pengawasan terhadap pembiayaan daerah senilai Rp 15 miliar yang dialokasikan untuk modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami berharap investasi ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga harus memperhatikan laba atau keuntungan yang dihasilkan,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-20 masa persidangan ke-1 tahun sidang 2024/2025, ruang sidang utama DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

Hadir dan disaksikan oleh ketua DPRD Kutim, Jimmy, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Poniso Surryo Renggono dan 23 anggota dewan serta masing-masing perwakilan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kutim.

Baca Juga :  Meriahkan Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, DPRD Kukar Menggelar Lomba Karaoke

Syaiful menekankan bahwa investasi yang dilakukan harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana BUMD.

“Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana yang dialokasikan digunakan dan apa hasilnya,” tambahnya.

Ia mengaku Fraksi Keadilan Sejahtera berkomitmen untuk terus mengawasi penggunaan dana tersebut.

“Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja BUMD, sehingga kita bisa melihat perkembangan dan keuntungan yang dihasilkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua KPU Kukar Pastikan Kesiapan Menjelang Pilkada 2024

Ia juga menyoroti perlunya strategi yang jelas dalam pengelolaan BUMD.

“Investasi yang dilakukan harus didasarkan pada analisis yang mendalam agar dapat meminimalkan risiko kerugian,” jelasnya.

Syaiful menambahkan bahwa keberhasilan BUMD tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan.

“Kami ingin BUMD tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja,” tuturnya.

Dengan semangat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Fraksi PKS berharap agar pemerintah daerah dapat memanfaatkan pembiayaan untuk BUMD secara optimal.

“Kami akan terus mendorong agar setiap investasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Soroti Proyek Pemerintah yang Sudah Berjalan Tanpa HPS

Advertorial

Sekda Kukar Pimpin Evaluasi Bersama Sejumlah OPD untuk Tingkatkan Nilai SAKIP

Advertorial

Diskominfo Kukar Menggelar Rapat Koordinasi Capaian Evaluasi Kinerja Triwulan I

Advertorial

Jalan Nasional Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Bupati Kukar Turun Tangan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Berkomitmen Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur di Dapilnya

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Rakor, Selaraskan Jumlah Guru dan Tenaga Pendidikan

Advertorial

Bupati Kukar Dukung Penguatan Bankaltimtara di Usia ke-60, Dorong Sinergi Membangun Daerah

Advertorial

Safari Ramadan ke Kembang Janggut, Wabup Kukar Tegaskan Konektivitas Antar Wilayah Jadi Prioritas Pemkab Kukar