KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Proses penjaringan bakal calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dibuka sejak 10 April 2026, kini telah ditutup.
Dari seluruh tahapan yang berlangsung, hanya satu nama yang mendaftarkan diri, yakni Hendra, yang kini dipastikan melaju sebagai kandidat tunggal.
Ketua Steering Committee (SC) PNKT, Benny Irwanto, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh panitia Temu Karya Daerah.
“Pendaftaran sudah dibuka sejak 10 April 2026 dan hari ini resmi ditutup. Dari proses tersebut, hanya satu calon yang mendaftar, yaitu Saudara Hendra,” ujarnya pada Selasa (28/04/2026).
Ia menjelaskan, dalam tahapan penjaringan, panitia tidak hanya menerima pendaftaran, tetapi juga melakukan verifikasi dan penilaian terhadap sejumlah kriteria penting, seperti latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, serta rekam jejak dalam pemberdayaan pemuda.
Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan bahwa calon yang maju memiliki kapasitas dan kompetensi dalam memimpin organisasi Karang Taruna di tingkat provinsi.
Sementara itu, Ketua Caretaker Karang Taruna Kalimantan Timur, Agus Maimun, menyebutkan bahwa tahapan selanjutnya adalah mempersiapkan pelaksanaan Temu Karya Daerah yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026.
Pihak PNKT telah melakukan berbagai proses asistensi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial.
“Kami dari PNKT telah melakukan semua proses asistensi dengan seluruh stakeholders, khususnya dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur,” jelasnya.
Agus berharap, kepemimpinan baru Karang Taruna Kaltim nantinya mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam program kerja, serta memperkuat sinergi lintas kabupaten dan kota.
Selain itu, peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah juga diharapkan semakin meningkat melalui kepemimpinan yang baru.
Di sisi lain, Hendra sebagai kandidat tunggal menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepadanya hingga proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar.
Ia menilai momentum ini sebagai bagian dari konsolidasi pemuda Kalimantan Timur dalam satu wadah organisasi Karang Taruna.
“Momentum ini juga bisa dimaknai sebagai konsolidasi bagi pemuda Kalimantan Timur dalam satu bingkai organisasi pemuda Karang Taruna,” tutupnya. (ltf/fdl)










