Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 24 Oktober 2023 - 10:13 WIB

Kecamatan Tenggarong Seberang Ditetapkan Sebagai Pilot Project Pertanian Berbasis Kawasan

Ilustrasi pertanian berbasis kawasan

Ilustrasi pertanian berbasis kawasan

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan lima kecamatan sebagai pengembangan pertanian berbasis kawasan. Salah satunya, menyasar Kecamatan Tenggarong Seberang.

Tak hanya itu, kecamatan yang memiliki luas lahan pertanian sekitar 3,8 ribu hektare ini juga ditetapkan sebagai pilot project pertanian terintegrasi berbasis kawasan.

Untuk mewujudkannya, Pemkab Kukar juga bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta terkait dengan uji kelayakan lahan pertanian terintegrasi berbasis kawasan.

Tim ahli dari UGM juga sudah melakukan peninjauan lokasi lahan pertanian yang ditetapkan sebagi pilot project tersebut. Yakni, Desa Bukit Pariaman yang memiliki lahan seluas 800 hektare dan Desa Karang Tunggal yang luas lahannya sekitar 400 hektare. Namun, dari total luas lahan yang ada di desa tersebut, hanya dibutuhkan dua hektare sebagai pilot project.

Baca Juga :  Bupati Kukar Menghadiri Panen Jagung dan Ikan Hasil Kelompok Tani dan Nelayan di Kelurahan Maluhu

“Masing-masing desa itu ada dua alternatif lokasi yang dicek kelayakannya menurut tim ahli dari UGM,” kata Sekretaris Camat (Sekcam) Tenggarong Seberang, Hendra Suryana.

Ia menjelaskan, bahwa konsep pertanian terintegrasi berbasis kawasan ini merupakan pengembangan perekonomian yang terbarukan. Fokusnya tidak hanya kepada produksi padi sawah, tetapi ada hortikultura, peternakan hingga perikanan yang berada dalam satu kawasan.

Baca Juga :  Kegaduhan Rekrutmen RSUD AMI Muara Badak, Bupati Kukar Tepis Isu Minimnya Penerimaan Tenaga Lokal

Hingga kini, pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang juga masih menunggu hasil dari peninjauan yang dilakukan oleh UGM tersebut. Ia pun berharap hasil dari peninjauan yang dilakukan bisa segera keluar.

“Penekanan dari kami, mengusulkan Desa Karang Tunggal itu jadi lokasi pertanian terintegrasi berbasis kawasan,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

CFD dan SOE Dihentikan Selama Ramadan, Serta Sejumlah Pembatasan Dilakukan

Bisnis

Surat Perjanjian Retribusi Tangga Arung Square Tuai Polemik, Pedagang Merasa Dirugikan

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Sementara Mengapresiasi Pemkab yang Mengembangkan UMKM Lokal Melalui Event

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dukung Usulan Penjualan Kabel Listrik Standarisasi untuk Keamanan Warga

Advertorial

Wiyono Dorong ASN Bekerja untuk Memberikan Manfaat ke Masyarakat Pada Moment Hari Bakti ke-78 PU

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Pasar Modern dan Digital Marketing Bagi UMKM

Advertorial

Pemkab Kukar dan Bappenas RI Menggelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan

Pemerintah

Wabup Rendi Solihin Serahkan Handsprayer untuk Petani di Kecamatan Samboja