Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:48 WIB

Kekurangan Tenaga Pendidik, SKB Tenggarong Seberang Fokus Jaga Mutu Pelayanan Pendidikan

Trimulyanto - Staf SKB Tenggarong Seberang (Latif/Eksposisi)

Trimulyanto - Staf SKB Tenggarong Seberang (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Keterbatasan jumlah pamong belajar masih menjadi tantangan bagi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tenggarong Seberang. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen lembaga pendidikan nonformal ini untuk tetap menjaga mutu layanan pendidikan bagi masyarakat.

Staf sekaligus tenaga pendidik SKB Tenggarong Seberang, Trimulyanto, mengatakan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara  (Kukar) terhadap sarana dan prasarana pembelajaran sejauh ini sudah cukup baik. Fasilitas seperti gedung dan peralatan belajar dinilai telah memadai untuk menunjang pelaksanaan program pendidikan nonformal.

“Untuk fasilitas, kami sangat bersyukur karena sudah banyak dibantu oleh pemerintah daerah. Sarana pembelajaran relatif lengkap dan bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Trimulyanto.

Baca Juga :  Wabup Rendi Solihin Dorong Pembangunan Infrastruktur Perikanan Secara Berkelanjutan di Kukar

Namun, di balik dukungan fasilitas tersebut, keterbatasan sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan rumah. Dari total 21 tenaga pengajar yang ada saat ini, sebagian besar masih berstatus honorer.

Padahal, sesuai standar, SKB Tenggarong Seberang idealnya memiliki 35 pamong belajar agar seluruh program dapat berjalan optimal.

Ia mengungkapkan, jumlah pamong belajar berstatus PNS saat ini baru dua orang, sementara kepala SKB masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (PLT). Kondisi ini membuat beban kerja tenaga pendidik cukup tinggi, terutama dalam menjaga kualitas pembelajaran dan pendampingan peserta didik.

Selain itu, terdapat satu tenaga pendidik yang telah diangkat sebagai PPPK, namun penugasannya berada di Dinas Pendidikan, bukan di lingkungan SKB. Hal tersebut turut memengaruhi ketersediaan tenaga pengajar di lapangan.

Baca Juga :  Dinas Ketahanan Pangan Bagikan Telur dan Susu Gratis Bagi Siswa SD Untuk Atasi Stunting

Meski menghadapi keterbatasan, SKB Tenggarong Seberang tetap aktif menyelenggarakan berbagai layanan pendidikan nonformal, mulai dari PAUD/SPS, pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, hingga program pemberantasan buta aksara bagi warga lanjut usia. Seluruh layanan tersebut terus diupayakan berjalan dengan kualitas yang terjaga.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap penguatan pamong belajar di SKB, sehingga mutu layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan.

“Dengan dukungan pamong belajar yang memadai, kami yakin kualitas layanan pendidikan di SKB Tenggarong Seberang akan semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Melakukan Pembinaan Karakter Pemuda Melalui Dukungan Terhadap Olahraga Masyarakat

Advertorial

Raih Peringkat 3 ADWI 2022, Pemkab Kukar akan Tambah Infrastruktur Wisata di Desa Pela

Advertorial

Seratus Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Anggota DPRD Sebut Ini Fase Konsolidasi

Advertorial

Masa Jabatan 193 Kepala Desa di Kukar Akan DIperpanjang 2 Tahun

Advertorial

Tim Marching Band Kukar Ikuti Piala Raja Hamengku Bowono X 2023 di Yogyakarta

Advertorial

Permudah Investasi, DPMPTSP Kukar Melakukan Pelayanan Jemput Bola

Pemerintah

Bayi Meninggal Karena Dugaan Kelalaian Medis, Ketua DPRD Kukar Soroti SOP Puskesmas Batuah

Advertorial

Anggota DPRD Angkat Bicara Terkait Tindakan Pj Gubernur Kaltim yang Beri Sejumlah OPD Rapor Merah