KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – SMPN 3 Tenggarong memiliki berbagai inovasi, untuk mengembangkan fasilitas belajar bagi siswanya.
Salah satu inovasi yang dimiliki SMPN 3 Tenggarong yakni, melalui proses pembelajaran dengan sistem digitalisasi. Untuk mendukung program inovasi berjalan dengan baik, SMPN 3 Tenggarong memiliki fasilitas digital seperti 1.007 Chromebook yang dipinjamkan gratis kepada siswa, serta 44 papan tulis digital.
“Bahkan pihak Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) sempat tertarik karena kami memiliki fasilitas digital seperti 1.007 Chromebook yang dipinjamkan gratis kepada siswa, serta 44 papan tulis digital,” ungkap Kepala SMPN 3 Tenggarong, Sariani.
Selain digitalisasi, SMPN 3 Tenggarong juga memiliki lorong literasi, galeri, hingga zona literasi yang dibagi menjadi 14 area untuk mengakomodasi 1.007 siswa. Perpustakaan sekolah ini juga dilengkapi fasilitas podcast sebagai pusat kegiatan literasi, yang menjadi pembeda dari sekolah-sekolah lain di Kalimantan Timur (Kaltim).
Ia menyebut semangat belajar siswa semakin tinggi sejak pembelajaran berbasis digital diterapkan. Bahkan, sekolah ini sudah menggelar pembelajaran koding sejak 2023, mengikuti program Kementerian Pendidikan.
“Dulu kalau guru tidak hadir, anak-anak maunya keluar kelas. Sekarang mereka senang berada di ruang belajar karena bisa menggunakan Chromebook, yang hanya bisa diakses dengan akun belajar resmi,” katanya.
Dari sisi sumber daya manusia, seluruh guru di SMPN 3 Tenggarong telah bersertifikat internasional Google.
“Baru-baru ini sekolah kami juga dikunjungi perwakilan dari Jepang dan Singapura, termasuk tim Google dari kedua negara tersebut,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)










