Home / Serba Serbi

Senin, 18 Mei 2026 - 19:04 WIB

Keteladanan Sultan Aji MUhammad Idris Digaungkan ke Generasi Muda Kukar

Diskusi Publik Harbuknas dan Harkitnas 2026 yang digelar di Tangga Arung Square (Istimewa)

Diskusi Publik Harbuknas dan Harkitnas 2026 yang digelar di Tangga Arung Square (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Semangat perjuangan dan keteladanan Sultan Aji Muhammad Idris kembali digaungkan kepada generasi muda melalui Forum Diskusi Publik Harbuknas dan Harkitnas 2026 yang digelar di Tangga Arung Square (TAS), Tenggarong, pada Senin (18/5/2026).

Forum bertajuk “Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris; Spirit Masa Silam dan Teladan Masa Kini” itu menghadirkan budayawan Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Sarip, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, serta Pemuda Pelopor Kaltim 2024 bidang pendidikan, Ada Al Ali Murrabbaniah.

Kegiatan yang diselenggarakan Lasaloka KSB bersama SMSI Kukar itu diikuti pelajar, mahasiswa, jurnalis, komunitas literasi, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kukar. Diskusi dipandu praktisi media Kaltim, Ricardo Bobby Lolowang.

Dalam forum tersebut, Muhammad Sarip menegaskan bahwa Sultan Aji Muhammad Idris bukan hanya tokoh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, tetapi juga figur besar Nusantara yang memiliki jejak perjuangan lintas daerah pada masa penjajahan VOC.

Baca Juga :  KONI Kukar Terus Berupaya Menjaring Atlet Potensial di Pelosok Kecamatan

“Sultan Aji Muhammad Idris adalah tokoh pejuang, dengan jejak sejarah membantu Sultan Wajo berperang melawan VOC, sebuah perusahaan dagang yang ingin merampas kedaulatan Nusantara pada abad ke-18,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat tiga aspek utama keteladanan Sultan AM Idris, yakni sebagai tokoh budaya Kutai, pejuang anti-penjajahan, dan tokoh dakwah Islam yang inklusif.

Bahkan, menurutnya, sejumlah catatan sejarah menyebut kitab konstitusi Kesultanan Kutai disusun pada masa kepemimpinan Sultan AM Idris.

Sarip juga menyinggung luasnya wilayah Kesultanan Kutai Kartanegara di masa lampau yang mencakup sejumlah daerah di Kalimantan Timur hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu menunjukkan besarnya pengaruh Kesultanan Kutai dalam sejarah perkembangan Kalimantan Timur.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengaku memiliki kedekatan emosional dengan sosok Sultan AM Idris setelah mempelajari sejarah perjuangannya melalui buku pengusulan gelar pahlawan nasional.

Ia menilai semangat patriotisme Sultan AM Idris masih sangat relevan diwariskan kepada generasi muda saat ini.

Baca Juga :  Dispora Kukar Siasati Keterbatasan Anggaran Jelang Agenda Olahraga 2026

“Beliau sebenarnya memiliki zona nyaman yang luar biasa. Tapi ketika diminta membantu melawan VOC, beliau meninggalkan semuanya demi membela tanah kelahirannya,” katanya.

Menurut Aulia, keberanian Sultan AM Idris meninggalkan kenyamanan demi melawan penjajahan menjadi nilai penting yang harus ditanamkan kepada generasi muda Kukar.

Saat ini, perjuangan generasi muda bukan lagi melawan penjajah, melainkan menghadapi tantangan masa depan dan persaingan global.

Sebagai bentuk penguatan identitas sejarah Kutai, Pemkab Kukar mulai mengabadikan nama Sultan AM Idris pada sejumlah fasilitas publik, termasuk rumah sakit daerah.

Selain itu, muatan sejarah lokal juga didorong masuk dalam pembelajaran di sekolah agar generasi muda semakin mengenal tokoh perjuangan daerahnya sendiri.

“Saya sepakat nama beliau harus terus digaungkan. Muatan lokal di sekolah juga harus bicara tentang Sultan Aji Muhammad Idris supaya anak-anak bangga mengatakan mereka cucu Sultan Aji Muhammad Idris,” pungkasnya.(ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Dalam 3 Bulan Kaltim Mengekspor Pisang Kepok Senilai Rp5,57 Miliar

Hukum - Kriminal

Jalan Santai Peringatan Hari Bhayangkara Jadi Momentum Polsek Loa Kulu Perkuat Kedekatan dengan Warga

Pemerintah

Pecah dan Sukses, Kukar Land Festival Ditetapkan Menjadi Agenda Tahunan Pemkab Kukar

Serba Serbi

Desa Pela Meraih Penghargaan Kalpataru Provinsi Kaltim Kategori Penyelamat Lingkungan

Infrastruktur

Timnas Indonsia Sudah Bisa Menggelar Latihan di Pusat Pelatihan PSSI di IKN

Peristiwa

SBY Bermimpi Naik Kereta Bersama Jokowi dan Megawati, Tiket Perjalanan Dibayari Presiden ke-8 RI

Serba Serbi

Meriahkan HPN 2023, PWI Kukar Menggelar Trofeo Bersama Kodim dan Polres Kukar

Ekonomi

Pohon Hayat Jadi Logo Baru IKN Nusantara, Presiden Jokowi Jelaskan Filosofinya