Home / Advertorial / Infrastruktur / Pemerintah / Politik

Sabtu, 10 Mei 2025 - 08:19 WIB

Ketua DPRD Kaltim Soroti Lemahnya Kordinasi Dalam Pelaksanaan Proyek Infrastruktur Pemerintah Daerah

Hasanuddin Mas'ud - Ketua DPRD Kaltim

Hasanuddin Mas'ud - Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menyoroti lemahnya koordinasi antar instansi pemerintah dalam pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di daerah.

Menurutnya, kurangnya sinergi dan perencanaan yang matang telah menyebabkan pemborosan anggaran dan ketidakefisienan dalam pembangunan.

Hasanuddin Mas’ud mencontohkan kasus pembangunan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang terpaksa dibongkar kembali karena adanya proyek saluran air yang muncul belakangan.

Ia menilai situasi tersebut mencerminkan lemahnya komunikasi antar instansi serta kurangnya perencanaan lintas sektor yang terpadu.

Baca Juga :  Dinas PU Kukar Prioritaskan Jalan Usaha Tani dan Pariwisata di 5 Kecamatan

“Misalnya, PU melaksanakan pembangunan jalan kemudian setelah tak berapa lama jalan harus dibongkar karena membangun saluran air. Ini program tidak pas karena tidak ada sinergi sebelumnya,” kata Hasanuddin Mas’ud.

Ia menegaskan bahwa proyek pembangunan seharusnya dilakukan secara terkoordinasi sejak tahap perencanaan agar hasilnya optimal dan tidak menimbulkan pemborosan. Tumpang tindih kegiatan pembangunan, lanjutnya, merupakan bentuk ketidakprofesionalan dalam tata kelola anggaran daerah.

Tak hanya itu, Hasanuddin juga menyoroti pembangunan infrastruktur jalan yang jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, proyek-proyek semacam ini menunjukkan lemahnya analisis kebutuhan serta minimnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.

Baca Juga :  Polemik Jalan Ring Road II Samarinda Mendapat Titik Terang, DPRD Kaltim Komitmen Kawal Anggaran

“Lalu kemudian misalnya, membangun jalan yang jarang digunakan masyarakat, ini menjadi mubazir. Disinilah pentingnya perencanaan, dan bekerja lebih profesional,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah ke depan lebih memperhatikan aspek kebutuhan riil masyarakat dan memastikan adanya koordinasi yang baik antarinstansi sebelum memulai proyek pembangunan.

“Hal ini penting agar pembangunan benar-benar membawa manfaat bagi warga,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Terus Berupaya Tingkatkan Status Desa, Salah Satunya Menghadirkan Perbankan Secara Merata

Advertorial

Prosesi Ngulur Naga dan Belimbur Puncak Kemeriahan Festival Erau Adat Kutai 2025

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Sebut Perda Pengarusutamaan Gender Harus Ada Untuk Kesetaraan

Advertorial

Siang Geah Menghadiri Deklarasi Relawan GAMA Kutim

Advertorial

Pemdes Rapak Lambur Serahkan Penyertaan Modal kepada BUMDes Sebesar Rp100 Juta

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Beri Dukungan Penuh Kembangkan Sektor Pertanian

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kunjungan Wapres ke Kabupaten Paser

Advertorial

Raih Peringkat 3 di Popda Paser, Dispora Kukar Fokus Target Juara Umum Porprov Berau