Home / Pemerintah / Serba Serbi

Kamis, 15 Juni 2023 - 18:42 WIB

KKP Gandeng KTNA Promosikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan

JAKARTA, eksposisi.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk mendukung dan mempromosikan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) serta produk-produk perikanan Indonesia.

Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Rudi Alek Wahyudin melalui keterangan persnya mengatakan, kebutuhan protein saat ini masih didominasi produk-produk peternakan.

“Dengan meningkatnya kebutuhan protein dunia hingga 70 persen pada 2050, produk perikanan dan kelautan dirasa dapat menjadi sumber protein yang paling efisien dan berkelanjutan,” kata Rudi.

Hal tersebut disampaikan Rudi saat menghadiri kegiatan Temu Wicara dengan Pejabat Negara pada Pekan Nasional (Penas) ke-XVII di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (15/6/2023).

Baca Juga :  Kecamatan Anggana Sudah Melakukan Persiapan Agar Prosesi Mengulur Naga Berjalan Lancar

Rudi menilai produk perikanan dan kelautan dapat menjadi penyuplai utama komoditas pangan dunia. Terlebih, saat ini potensi pasar ikan yang terus meningkat.

Menurutnya potensi perikanan di laut, daratan, serta budi daya menjadi modal utama Indonesia dalam menyukseskan produk perikanan dan kelautan sebagai penyuplai pangan dunia.

Ini selaras dengan visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia yang diwujudkan melalui kemandirian pangan berkelanjutan lewat penguatan potensi dan posisi tawar yg dimiliki.

Ia pun meminta dukungan serta kolaborasi dengan rekan-rekan KTNA yang hadir dari seluruh Indonesia untuk menyukseskan program Gemarikan, sehingga tingkat konsumsi ikan bisa meningkat.

Baca Juga :  Longsor di Margasari Rusak Tiga Rumah, Bupati Kukar Pastikan Penanganan dan Keselamatan Warga

“Sekaligus mendukung peningkatan kecerdasan anak-anak kita dari Sabang sampai Merauke dengan mengonsumsi ikan. Kita mempunyai potensi yang besar untuk tuna, udang, hingga rumput laut. Tentu hal tersebut dapat menjadi substitusi kebutuhan protein,” katanya.

Rudi mengingatkan semua pihak akan lima Program Prioritas Berbasis Ekonomi Biru. Program ini menyeimbangkan antara aspek lingkungan dan ekonomi.

“BRSDM sendiri memiliki dua Program Strategis BRSDM KP dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul, dinamis, dan bertalenta global, yakni Vocational Goes to Actors (Voga) dan Smart Fisheries Village (SFV),” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Minta Bankaltimtara Mensosialisasikan dan Mempermudah Kredit Kukar Idaman

Serba Serbi

“BMX For Fun” Sukses Digelar di Kukar, Diharapkan Jadi Event Berkelanjutan

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Menyebut APBD Perubahan Harus Realistis, Program Prioritas Harus Tepat Sasaran

Advertorial

Disperindag Kukar Mengikuti Gerakan Pangan Murah, Berbagai Macam Bahan Pokok Disiapkan

Pemerintah

Ketua DPRD Kukar Ingatkan Pentingnya Kepala OPD Definitif untuk Perkuat Pengawasan dan Efektivitas Kinerja

Pemerintah

Penilaian SPMB Jalur Prestasi di SMPN 1 Tenggarong Tuai Sorotan

Ekonomi

Pemkab Kukar Cicil Utang ke Bankaltimtara Usai Dana Transfer Pusat Masuk Kas, Targetkan Lunas di Bulan Oktober

Politik

Puluhan Rumah Terendam Banjir, Tokoh Pemuda Kubar Frederick Erwin Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak