Home / Hukum - Kriminal

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:00 WIB

Lapas Kelas IIA Tenggarong Kembangkan SAE, Fokus Pembinaan Produktif dan Edukasi

Pemeriksaan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi Lapas Kelas IIA Tenggarong (Istimewa)

Pemeriksaan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi Lapas Kelas IIA Tenggarong (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian melalui pembangunan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE).

Program tersebut disiapkan sebagai wadah pembelajaran sekaligus sarana produktivitas bagi warga binaan.

Di kawasan SAE, Lapas Tenggarong mengembangkan sejumlah sektor mulai dari perkebunan sayuran hijau, budidaya perikanan air tawar hingga layanan pencucian kendaraan.

Seluruh kegiatan itu melibatkan warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan keterampilan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, mengatakan program tersebut tidak hanya difokuskan pada pembinaan internal, tetapi juga membuka ruang interaksi dengan masyarakat.

“Sarana edukasi ini kami bangun sebagai wujud nyata bahwa Lapas bukan lagi sekadar tempat pengurungan, melainkan pusat pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya, pada Kamis (7/5/2026).

Baca Juga :  Bupati Melantik 18 Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional di Lingkungan Pemkab Kukar

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat melihat langsung proses pembinaan yang dijalankan di dalam lapas, termasuk keterampilan warga binaan di bidang pertanian, perikanan, dan jasa pelayanan.

Area pertanian SAE sendiri dikembangkan dengan konsep hortikultura sederhana yang memanfaatkan lahan terbatas untuk budidaya sayuran hijau.

Sementara pada sektor perikanan, warga binaan dilatih mengelola budidaya ikan air tawar mulai dari pembibitan hingga panen.

Tak hanya itu, Lapas Kelas IIA Tenggarong juga membuka layanan pencucian mobil dan motor yang dikelola langsung oleh warga binaan setelah mendapatkan pelatihan teknis pelayanan jasa.

I Wayan menilai program tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa di sini ada proses transformasi. Warga binaan kami bekali dengan keahlian nyata agar saat bebas nanti mereka memiliki keterampilan dan kepercayaan diri,” katanya.

Baca Juga :  Asisten I Setkab Kukar Menghadiri Monitoring Evaluasi dan Pre Laporan Data Presisi

Selain mendukung pembinaan kemandirian, pengembangan SAE juga diarahkan sebagai sarana edukasi masyarakat terkait pertanian perkotaan dan budidaya perikanan air tawar.

Melalui program tersebut, masyarakat nantinya dapat mempelajari cara menanam sayuran di lahan terbatas hingga memahami proses budidaya ikan secara langsung di lingkungan lapas.

Menurutnya pengembangan SAE juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam mendukung pembangunan zona integritas serta memperkuat hubungan sosial antara warga binaan dan masyarakat.

“Harapan saya SAE ini memberikan kontribusi nyata Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tutupnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Hadiri Pisah Sambut Kepala Lapas Kelas II Tenggarong, Bupati Kukar Tekankan Sinergi Pembinaan

Hukum - Kriminal

Lapas Kelas II A Tenggarong Siap Memfasilitasi dan Membantu Polresta Samarinda Terkait Pengungkapan Narkoba

Hukum - Kriminal

Komitmen Berantas Narkoba, Ditjenpas dan BNN Melakukan Perjanjian Kerjasama

Hukum - Kriminal

Polres Kukar Menggelar Apel Penerimaan BKO dan PAM TPS, Ratusan Personel Siap Amankan PSU Pilkada

Hukum - Kriminal

Pembobol Rumah Kosong dan Penadah Barang Hasil Curian di Muara Kaman Ditangkap Polisi

Hukum - Kriminal

Kartini Dibalik Seragam Polisi, Kisah IPDA Fabiola Merantau untuk Mengabdi

Hukum - Kriminal

Dalami Temuan BPK di Disdibud Kukar Senilai Rp9,5 Miliar, Kejaksaan Tegaskan Pengembalian Dana Tak Hapus Unsur Pidana

Hukum - Kriminal

Jelang Ramadan, Polsek Loa Kulu Intensifkan Patroli Cegah Gangguan Kamtibmas