Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 20 November 2024 - 15:18 WIB

Masjid Raya dan TPA akan Dibangun di Desa Rapak Lambur Tahun 2025

Muhammad Yusuf - Kepala Desa Rapak Lambur

Muhammad Yusuf - Kepala Desa Rapak Lambur

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, sedang merencanakan pembangunan Masjid Raya dan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang akan dimulai pada tahun anggaran 2025.

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan sarana ibadah sekaligus mendukung pendidikan agama di desa.

Rencana pembangunan ini telah mendapatkan persetujuan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) setelah diajukan melalui proposal resmi. Lokasi pembangunan direncanakan berada di RT 4 Desa Rapak Lambur, dengan luas lahan mencapai 2.000 m².

“Lahan sudah kami cek dan disiapkan. Langkah selanjutnya adalah menghitung kebutuhan anggaran untuk merealisasikan pembangunan ini pada 2025,” kata Muhammad Yusuf.

Baca Juga :  Pemdes Rapak Lambur Serahkan Penyertaan Modal kepada BUMDes Sebesar Rp100 Juta

Menurut Yusuf, desa saat ini belum memiliki masjid berukuran besar yang dapat menampung banyak jemaah. Selain itu, anak-anak di desa sering harus mengaji secara bergantian karena keterbatasan tempat belajar.

“Dengan adanya masjid raya dan TPA, kami berharap anak-anak bisa belajar mengaji bersama di satu lokasi yang lebih representatif dan nyaman,” jelasnya.

Yusuf menambahkan bahwa pembangunan ini juga merupakan bentuk dukungan Pemdes Rapak Lambur terhadap Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kukar. Program ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Baca Juga :  Disdikbud Lakukan Pendampingan KBKPI Bagi 16 Sekolah di Kukar yang Menjadi Rujukan Google

Dengan visi membangun fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat, Pemdes Rapak Lambur berharap proyek ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu. Keberadaan masjid raya dan TPA diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mendukung kesejahteraan spiritual warga desa.

“Ini adalah langkah nyata kami dalam mengaplikasikan Gerakan Etam Mengaji di desa. Harapannya, keberadaan masjid raya dan TPA dapat memperkuat pendidikan agama dan nilai-nilai spiritual masyarakat,” tutupnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Skripsi Tidak Lagi Jadi Syarat Kelulusan Mahasiswa, Ini Saran Anggota DPRD Kaltim Agar Mutu Pendidikan Tetap Baik

Advertorial

Bupati Kukar Membuka Lorong Pasar Ramadan yang Dipusatkan di Masjid Agung Sultan Sulaiman

Advertorial

Atasi Minimnya Pelayanan Kesehatan, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pemerintah Tambah Rumah Sakit Baru

Advertorial

Ramadhani Cup II Kembali Digelar, Fokus Membangun Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Advertorial

Program Kukar Kaya Festival dan Kukar Berbudaya, Diharapkan Bisa Membawa Manfaat untuk Masyarakat

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Apresiasi Program Universal Coverage Jamsostek

Advertorial

Event Balap Ketinting di Desa Embalut Meningkatkan Penghasilan UMKM

Advertorial

Desa Wisata Pela Mendapatkan Dukungan Sejumlah Fasilitas dari Dispar Kukar