Home / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:29 WIB

Menuju Operasi Rendah Emisi, PT MHU Mulai Uji Coba Truk Angkut Listrik

PT MHU saat melakukan uji coba truk angkut listrik (Istimewa)

PT MHU saat melakukan uji coba truk angkut listrik (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – PT Multi Harapan Utama (MHU), anak perusahaan MMSGI, terus memperkuat implementasi praktik ESG dalam operasional tambangnya. Komitmen ini telah dijalankan secara bertahap sejak awal 2025 melalui penerapan teknologi hybrid pada armada hauling, dan kini dilanjutkan dengan uji coba Truk Angkut Listrik (EV Hauling Truck) SANY di area operasional MHU, Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (24/01/2026).

Uji coba truk listrik ini menjadi milestone berikutnya dalam perjalanan PT MHU menuju operasional yang lebih efisien energi dan beremisi lebih rendah. Inisiatif ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi kesiapan teknologi kendaraan listrik untuk mendukung kebutuhan operasional tambang secara aman dan andal.

Uji coba dilaksanakan langsung di area site PT MHU untuk memperoleh gambaran objektif sesuai kondisi kerja aktual. Evaluasi difokuskan pada kinerja pengangkutan (hauling performance), ketahanan unit terhadap medan operasional, serta kesesuaian jam kerja dengan kebutuhan produksi. Seluruh proses dijalankan berbasis data dan pengalaman lapangan.

Kepala Teknik Tambang PT MHU, Aris Subagyo, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan bagian dari pendekatan teknis yang cermat dan terukur.

“Uji coba Truk Angkut Listrik SANY kami lakukan langsung di area tambang untuk menilai performa hauling, ketahanan unit, serta jam kerja aktual dalam kondisi operasional yang sebenarnya,” ujarnya.

Menurut Aris, setiap penerapan teknologi baru di lingkungan tambang perlu melalui proses evaluasi menyeluruh.

“Hasil uji coba ini akan menjadi dasar teknis dalam pengambilan keputusan ke depan, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan operasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dishub Kukar Melakukan Pemasangan 2.450 Unit LPJU di 16 Kecamatan, Progresnya Mencapai 85 Persen

Secara operasional, PT MHU memiliki prasyarat yang mendukung pengembangan elektrifikasi, termasuk akses optimal terhadap pasokan listrik PLN serta proyeksi umur tambang jangka panjang.

Kondisi ini membuka peluang peningkatan efisiensi biaya sekaligus penguatan aspek keberlanjutan dalam jangka menengah hingga panjang.

Truk listrik yang diuji coba, SANY 445 EV Dump Truck, merupakan kendaraan angkut berbasis energi baru dengan konfigurasi penggerak 8×4 serta sistem baterai charging dan swapping. Unit ini didukung motor listrik berdaya hingga 460 kW, torsi 2.900 Nm, baterai CATL berkapasitas 400 kWh, serta sistem pengisian daya 360 kW, dilengkapi fitur keselamatan dan kenyamanan untuk mendukung operasional tambang.

Dari sisi biaya, berdasarkan asumsi umur pakai empat tahun atau sekitar 16.000 jam kerja, total biaya siklus dump truck diesel MB4845K tercatat sekitar Rp11,11 miliar atau Rp690.800 per jam. Sementara itu, EV dump truck mencatat total biaya siklus sekitar Rp6,71–7,15 miliar atau Rp423.900–439.600 per jam, menunjukkan potensi penghematan biaya operasional hingga sekitar 40% dibandingkan unit berbasis diesel.

Uji coba truk listrik ini merupakan kelanjutan dari penerapan teknologi hybrid melalui inovasi HYDRUM (Hybrid Dumptruck for Responsible Energy Use in Mining) yang telah dijalankan PT MHU sejak awal 2025.

Program HYDRUM dikembangkan sebagai respons atas tingginya konsumsi bahan bakar armada off-highway truck yang sebelumnya mencapai rata-rata 26,7 juta liter per tahun.

Melalui teknologi hybrid, PT MHU berhasil menurunkan konsumsi bahan bakar dari 68 liter per jam menjadi 36,70 liter per jam atau sekitar 46%, melampaui target awal sebesar 30%.

Baca Juga :  Bupati Kukar Bersama Jajaran Bergotong Royong Membersihkan Jalan Poros yang Berlumpur

Selama periode Februari–Juni 2025, HYDRUM menghasilkan penghematan bahan bakar 1,22 juta liter, penghematan biaya sekitar Rp19,9 miliar, serta penurunan emisi sebesar 3.067,9 ton CO₂e.

Presiden Direktur PT MHU, Kemal Djamil Siregar, menegaskan bahwa uji coba Truk Angkut Listrik SANY mencerminkan kesinambungan strategi ESG perusahaan.

“Penerapan teknologi hybrid melalui HYDRUM menjadi fondasi awal dalam transformasi operasional kami. Uji coba Truk Angkut Listrik ini merupakan milestone lanjutan untuk mengevaluasi kesiapan teknologi EV sebagai bagian dari transisi energi yang dilakukan secara bertahap dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh inisiatif tersebut dijalankan dengan tetap menjaga keselamatan kerja, keandalan operasi, dan kesinambungan produksi.

Komitmen PT MHU dalam mengintegrasikan aspek ESG juga tercermin dalam pengakuan eksternal. Pada Corporate Sustainability Assessment (CSA) Score 2025 oleh S&P Global, MMSGI sebagai induk usaha PT MHU mencatat skor 52 dari 100 untuk kategori Coal & Consumable Fuels, mencerminkan perkembangan praktik keberlanjutan dan tata kelola di seluruh entitas grup.

Melalui uji coba ini, PT MHU menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendekatan teknologi yang mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi secara realistis.

Hasil evaluasi akan menjadi referensi penting dalam pengembangan strategi operasional PT MHU ke depan, sejalan dengan komitmen MMSGI terhadap praktik pertambangan yang lebih bertanggung jawab. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Ketua DPRD Kukar Dorong Pelaksanaan Bursa Kerja Diperluas ke Wilayah Hulu dan Pesisir

Bisnis

Ketua DPRD Kukar Sebut Kebijakan Pemerintah Pusat Soal Pemangkasan Produksi Batu Bara Dapat Memicu PHK Massal

Bisnis

PT PHM Berhasil Memproduksi Gas 632 Juta Standar Kaki Kubik Pada Awal Tahun 2023

Ekonomi

Bupati Kukar Bawa Hasil Review Utang Rp820 Miliar ke Kemendagri, Siapkan Opsi Penyelesaian

Bisnis

Pemprov Kaltim Menggelar Gerakan Pangan Murah

Bisnis

Kaltim akan Bekerjasama dengan Jepang Terkait Pengelolaan Sampah Laut

Advertorial

Kembangkan Tanaman Kakao, Masyarakat Desa Lung Anai Bisa Produksi Coklat Batangan

Bisnis

Pemkab Kukar Pastikan Distribusi dan Suplai Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Aman Jelang Nataru