Home / Infrastruktur / Pemerintah

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:58 WIB

Pemkab Kukar Luncurkan Tiga Program Unggulan Tepat Satu Tahun Kepemimpinan Aulia-Rendi

Peluncuran Program RT-Ku Terbaik, Aplikasi Siap Kerja, dan Aplikasi Aduan Masyarakat (Latif/Eksposisi)

Peluncuran Program RT-Ku Terbaik, Aplikasi Siap Kerja, dan Aplikasi Aduan Masyarakat (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar meluncurkan tiga program unggulan.

Yakni, Program RT-Ku Terbaik, Aplikasi Kukar Siap Kerja, dan Portal Aduan Masyarakat. Peluncuran tersebut igelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, pada Selasa (23/6/2026).

Ketiga program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta membuka akses yang lebih luas terhadap lapangan kerja.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa Program RT-Ku Terbaik merupakan pengembangan dari program bantuan sebelumnya yang mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta untuk setiap RT. Melalui program baru ini, alokasi anggaran meningkat menjadi Rp150 juta per RT.

Menurut Aulia, peluncuran program baru dilakukan setelah seluruh regulasi yang menjadi dasar pelaksanaannya selesai disusun. Hal itu dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan memiliki landasan hukum yang kuat.

“Kenapa baru diluncurkan, karena regulasi yang menopang program ini baru saja selesai. Setelah regulasinya selesai, baru kita berani melaksanakan program tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kukar, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Arah Strategi Pembangunan Daerah

Ia mengatakan, peningkatan anggaran dari Rp50 juta menjadi Rp150 juta per RT diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat. Namun, peningkatan pembiayaan tersebut harus dibarengi dengan pengelolaan dan pengawasan yang lebih baik agar seluruh anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal.

Aulia menegaskan bahwa pengawasan program tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Menurutnya, transparansi dan partisipasi warga menjadi faktor penting untuk memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia menilai keberhasilan Program RT-Ku Terbaik sangat bergantung pada proses perencanaan di tingkat lingkungan. Karena itu, musyawarah RT harus menjadi ruang utama bagi masyarakat untuk menentukan prioritas pembangunan dan penggunaan anggaran.

“Yang lebih penting daripada proses pengawasan adalah bagaimana pelibatan seluruh komponen yang ada di RT tersebut. Seluruh warga harus terlibat dalam musyawarah RT karena itu menjadi pilar utama keberhasilan program ini,”katanya.

Pemkab Kukar juga memperkenalkan Aplikasi Kukar Siap Kerja yang mengusung konsep Job Fair Everyday. Melalui aplikasi tersebut, pemerintah ingin menghadirkan layanan informasi ketenagakerjaan yang dapat diakses masyarakat setiap saat.

Aplikasi tersebut dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan atau pemberi kerja.

Baca Juga :  Silaturahmi Bersama Masyarakat, Bupati Kukar Safari Subuh di Kerahan Bukit Biru

Tidak hanya menyediakan informasi lowongan pekerjaan, platform itu juga memuat berbagai program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah maupun sektor swasta guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

“Aplikasi ini berusaha mendekatkan antara pencari kerja dan pemberi kerja, sekaligus menyediakan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Kukar turut meluncurkan Portal Aduan Masyarakat sebagai sarana bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

Setiap laporan yang masuk akan langsung terhubung dengan sistem pemantauan yang memungkinkan pelapor maupun pemerintah daerah mengikuti perkembangan penanganannya secara transparan.

Aulia menegaskan bahwa sistem tersebut telah dilengkapi mekanisme verifikasi guna mencegah penyalahgunaan layanan.

Laporan yang terbukti tidak valid atau bersifat palsu akan ditindak melalui sistem pemblokiran agar portal tetap menjadi sarana pengaduan yang kredibel dan bertanggung jawab.

“Kami juga memiliki sistem untuk mengetahui apakah laporan itu benar atau tidak. Jika terbukti palsu, maka akan kami blacklist, termasuk nomor telepon yang digunakan, agar portal ini digunakan secara bertanggung jawab,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Raih Juara Pertama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Berprestasi 2024

Ekonomi

DPRD Kukar Setujui RAPBD Menjadi APBD 2026 Sebesar Rp7,116 Triliun

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Bimtek Sekolah Inklusi, Perkuat Pemahaman Guru Dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Dorong Pemkab Melakukan Pemerataan Penyediaan Air Bersih di Seluruh Desa

Advertorial

Progres Pembangunan Pasar Semi Modern di Tenggarong Sudah Mencapai 78 Persen

Advertorial

Diskominfo Kukar Konsultasi ke Kemenkominfo RI Terkait Mengembangkan KIM

Pemerintah

Upacara Parade dan Operet Merah Putih Sangasanga ke-79, Teguhkan Semangat Juang dan Solidaritas Bangsa

Advertorial

Pjs Bupati Kukar Membuka Sosialisasi Netralitas ASN Pilkada Serentak 2024