Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Industri / Pemerintah

Kamis, 16 April 2026 - 22:50 WIB

Pemprov Kaltara Belajar Pengelolaan dan Pengembangan Kratom ke Kukar

Foto bersama Pemprov Kaltara dan Pemkab Kukar (latif/Eksposisi)

Foto bersama Pemprov Kaltara dan Pemkab Kukar (latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka studi pengelolaan dan pengembangan komoditas kratom, pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kukar.

Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Hery Rudiyono, bersama rombongan yang terdiri dari unsur legislatif, DPRD, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara.

Hery Rudiyono menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan penugasan langsung dari Gubernur Kalimantan Utara untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, baik dalam skema government to government (G2G) maupun business to business (B2B).

“Tujuannya adalah menjajaki peluang kerjasama antara Pemprov Kaltara dengan Pemkab Kukar baik itu G2G maupun B2B,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan komoditas kratom diharapkan mampu menjadi peluang usaha baru bagi petani dan pekebun di Kalimantan Utara, seiring dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap komoditas tersebut.

Baca Juga :  Diskominfo Gandeng PT Tunggang Parangan Atasi Blank Spot di Kukar

Selain itu, Hery juga mengungkapkan alasan dipilihnya Kutai Kartanegara sebagai lokasi studi banding, mengingat daerah tersebut dinilai telah lebih dahulu mengembangkan komoditas kratom secara masif.

“Mudah-mudahan nanti dalam waktu tidak terlalu lama ini bisa kita tingkatkan menjadi kerja sama yang lebih konkret,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa potensi kratom di Kalimantan Utara sebenarnya cukup besar dan tersebar di sejumlah wilayah, khususnya daerah pasang surut seperti Malinau, Tana Tidung, Nunukan, dan Bulungan.

Namun demikian, pengelolaan komoditas tersebut di Kaltara masih belum optimal karena masih tergolong baru dan belum terorganisir secara maksimal.

“Cuma memang belum dikelola dengan baik, karena ini masih baru bagi kami. Jadi kami tidak mau kehilangan waktu, kalau ada peluang kenapa harus besok, hari ini kami langsung kunjungan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyambut baik kunjungan dari Pemprov Kaltara yang dinilai sebagai langkah awal untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam pengembangan komoditas unggulan.

Baca Juga :  Gaji Ke-13 ASN Dipastikan Aman, Pemkab Kukar Siapkan Penyaluran Sesuai Mekanisme

Ia menyebutkan bahwa Kutai Kartanegara saat ini memiliki potensi kratom yang cukup besar, baik dari sisi jumlah petani maupun kapasitas produksi yang telah menembus pasar ekspor.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemkab Kukar, jumlah petani kratom di daerah tersebut telah mencapai sekitar 12.000 orang dengan produksi yang pernah mencapai 200 hingga 300 ton per bulan.

Menurutnya, peluang kerja sama ini sangat terbuka, terlebih selama ini distribusi kratom dari Kaltara masih banyak mengarah ke Kalimantan Barat, sehingga ke depan dapat dialihkan melalui kerja sama dengan Kukar.

“Kita menyambut baik rencana kerja sama ini dan mudah-mudahan bisa segera kita realisasikan, sehingga manfaat yang kita dapatkan dari kerja sama ini juga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah kita,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pejabat Pemerintah dan Kerabat Kesultanan, Hingga Warga Makan Bersama Dalam Acara Beseprah

Advertorial

Pemkot Bontang Belajar dari Pemkab Kukar Terkait Pemberian Dana Kredit Bunga Nol Persen Bagi Masyarakat

Advertorial

Pemkab Kukar Berupaya Tekan Angka Pengangguran dengan Perencanaan yang Matang Berbasis Data

Advertorial

DPRD Kutim Gelar Rapat Hearing Tindak Lanjut Rekomendasi LHP BPK Tahun Anggaran 2023

Advertorial

Bupati Kukar Menyerahkan Sertifikat Tanah Program PTSL kepada Warga Kelurahan Maluhu

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Serahkan Bantuan Rp100 Juta untuk 15 Pondok Pesantren se-Kukar

Infrastruktur

Sumur Bor Program Pemerintah Pusat Mulai Disiapkan di Kukar, Kecamatan Loa Kulu Jadi Titik Awal

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Menyebut Harganas Momentum Perkuat Ketahanan Keluarga dan Tekan Stunting