KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kesiapan pelaksanaan program prioritas RTKU Terbaik dengan alokasi anggaran Rp150 juta per RT.
Program unggulan dalam visi Kukar Idaman Terbaik tersebut kini telah memasuki tahap pemantapan regulasi dan teknis pelaksanaan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengungkapkan pihaknya telah melaksanakan expose akhir terkait program RTKU Terbaik. Tahapan ini dilakukan untuk merapikan seluruh regulasi agar pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.
“Untuk RTKU Terbaik, tadi siang kita sudah melakukan expose akhir sekaligus merapikan seluruh regulasi yang berkaitan dengan program ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam proses pematangan tersebut, Pemkab Kukar melakukan evaluasi menyeluruh dengan menyisir program dari empat perspektif utama, guna memastikan kesiapan di semua lini sebelum implementasi di lapangan.
Perspektif pertama yang menjadi perhatian adalah aspek kelembagaan. Dalam skema RTKU Terbaik, kecamatan akan menjadi leading sector atau pengampu utama program, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran. Dana akan diturunkan ke kecamatan, kemudian disalurkan kepada RT melalui mekanisme belanja keuangan yang diserahkan.
“Secara kelembagaan, kewenangan yang ada di Bupati kita limpahkan ke kecamatan. Pengelolaannya kita lakukan dengan skema swakelola tipe 4, sehingga peran kecamatan menjadi sangat penting,” jelasnya.
Perspektif kedua berkaitan dengan perencanaan dan penganggaran. Menurut Aulia, pemerintah daerah telah merapikan kode rekening yang digunakan agar tidak menimbulkan persoalan administratif di kemudian hari. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga ketertiban pengelolaan keuangan daerah.
Selanjutnya, dari perspektif pelaksanaan, Pemkab Kukar juga telah melakukan mitigasi terhadap potensi risiko yang mungkin muncul selama program berjalan. Mitigasi tersebut dilakukan agar target program dapat tercapai sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat.
Sementara perspektif terakhir adalah pertanggungjawaban. Bupati menegaskan pentingnya mitigasi sejak awal agar pelaporan dan akuntabilitas program berjalan sesuai dengan aturan.
“Kalau pertanggungjawaban tidak kita perhatikan, bisa saja RT menjadi ragu, dan akhirnya implementasi di lapangan tidak berjalan dengan baik,” tegasnya.
Melalui program RTKU Terbaik, Pemkab Kukar ingin mendorong RT agar fokus menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat paling bawah. Program ini diharapkan mampu memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di lingkungan RT.
Di tengah keterbatasan anggaran pada tahun mendatang, Bupati Kukar menegaskan komitmennya untuk tetap merealisasikan visi dan misi Kukar Idaman Terbaik. Menurutnya, RTKU Terbaik merupakan bagian dari janji politik yang harus diwujudkan.
“Harus direalisasikan, karena ini adalah janji kami kepada masyarakat. Masyarakat memilih Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin karena Kukar Idaman Terbaik,” pungkasnya. (ltf/fdl)










