KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026. Hingga saat ini, persiapan secara konseptual telah mencapai lebih dari 80 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti audiensi bersama pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kukar di Sekretariat LPTQ Provinsi Kaltim.
Dalam audiensi tersebut, panitia MTQH tingkat Kabupaten Kukar memaparkan berbagai persiapan yang telah dilakukan di hadapan pengurus LPTQ Provinsi Kaltim, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta sejumlah dewan hakim dan pihak terkait lainnya.
Sunggono menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi panitia daerah untuk menyampaikan kesiapan pelaksanaan MTQH XLVI, mulai dari perencanaan kegiatan hingga berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan.
“Dalam audiensi kemarin, panitia MTQ tingkat kabupaten memaparkan persiapan di hadapan pengurus LPTQ Provinsi, Kanwil, beberapa dewan hakim, serta pengurus lainnya terkait kesiapan Kukar sebagai tuan rumah,” ujar Sunggono pada Rabu (21/10/2026).
Ia mengatakan, salah satu tindak lanjut dari audiensi tersebut adalah rencana kunjungan lapangan oleh tim LPTQ Provinsi Kaltim yang juga terlibat dalam kepanitiaan. Kunjungan itu dijadwalkan pada 4 Desember 2026 untuk memastikan kesesuaian antara laporan persiapan yang telah disampaikan dengan kondisi di lapangan.
Menurutnya, hasil pemaparan yang dilakukan panitia Kukar mendapatkan sejumlah masukan, tetapi tidak banyak koreksi dari pihak provinsi. Hal tersebut menjadi modal bagi panitia daerah untuk melanjutkan berbagai persiapan yang masih diperlukan.
“Tim LPTQ Provinsi yang juga terlibat dalam panitia akan melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan apakah yang sudah kami laporkan dan presentasikan sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelasnya.
Terkait jadwal pelaksanaan, Sunggono menyebutkan rangkaian kegiatan MTQH XLVI tingkat Provinsi Kaltim direncanakan dimulai pada 3 Desember 2026.
Hari pertama akan dimanfaatkan untuk kedatangan kafilah dan proses pendaftaran peserta, sedangkan pelaksanaan kegiatan utama direncanakan dimulai pada 5 Desember malam.
Rangkaian kegiatan tersebut diperkirakan berlangsung hingga sekitar 12 Desember 2026. Namun, pelaksanaan seluruh agenda tetap mengacu pada jadwal yang telah disusun oleh panitia penyelenggara.
Dari sisi kesiapan, Sunggono mengungkapkan bahwa persiapan konseptual telah mencapai lebih dari 80 persen. Sementara itu, sejumlah pekerjaan fisik dan kebutuhan pendukung lainnya akan disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan serta kondisi yang memungkinkan untuk dikerjakan.
“Kalau persiapan secara konseptual sudah di atas 80 persen. Untuk persiapan fisik memang belum bisa kita kerjakan sekarang, tetapi semuanya sudah kita rencanakan dan kita upayakan agar bisa berjalan sesuai dengan apa yang telah disusun,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, persiapan mencakup kebutuhan fisik, rangkaian kegiatan seremonial, serta berbagai aspek pendukung lainnya. Panitia daerah terus berkoordinasi dengan pihak provinsi agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara terarah.
Sementara itu, terkait tema dan maskot MTQH XLVI tingkat Provinsi Kaltim, Sunggono menyampaikan bahwa hal tersebut nantinya akan disampaikan oleh Bupati Kukar.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, pemerintah daerah berharap pelaksanaan MTQH dapat berlangsung lancar dan sesuai rencana.
“Mudah-mudahan ini menjadi modal bagi kami di kepanitiaan kabupaten untuk memastikan pelaksanaan MTQH XLVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)










