Home / Advertorial / Pemerintah

Sabtu, 5 Juli 2025 - 09:27 WIB

Plt Camat Kota Bangun Apresiasi Kunjungan Menteri LHK ke Desa Pela, Dukung Pelestarian Pesut Mahakam

Abdul Karim - Plt Camat Kota Bangun

Abdul Karim - Plt Camat Kota Bangun

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kecamatan Kota Bangun menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia (RI) ke Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam Kunjungan tersebut turut mendampingi Menteri Gubernur Kalimantan Timur dan Bupati Kukar.

Menurut Plt Camat Kota Bangun, Abdul Karim, kunjungan ini memiliki tujuan utama untuk mendukung pelestarian hewan langka yang menjadi ikon Sungai Mahakam, yakni pesut mahakam atau nama latinnya Orcaella brevirostris.

Ia menyampaikan bahwa populasi pesut saat ini diperkirakan hanya tersisa sekitar 60 ekor, sehingga perlu perhatian dan langkah bersama untuk menjaga keberadaannya agar tidak punah.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Upayakan Optimalisasi Penerimaan DBH di Tengah Efisiensi

“Pak Menteri sangat mendukung program pelestarian pesut yang dilaksanakan di Desa Pela, khususnya melalui Pokdarwis yang diketuai oleh Pak Alimin,” jelasnya pada Jumat (4/07/2025).

Ia menjelaskan, bahwa Menteri LHK menekankan pentingnya peningkatan populasi pesut mahakam sebagai salah satu prioritas utama.

Ia menegaskan pemerintah daerah telah berkomitmen untuk terus menjaga ekosistem Sungai Mahakam di wilayah tersebut.

 Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pembatasan penggunaan bahan-bahan pencemar lingkungan di sekitar jalur habitat pesut, seperti pelarangan pembuangan sampah plastik ke sungai.

Selain itu, kendaraan air cepat seperti speedboat juga diminta untuk mengurangi kecepatan saat melintasi wilayah sungai yang menjadi habitat pesut demi mencegah gangguan terhadap satwa dan masyarakat pesisir sungai.

Baca Juga :  Jelang Peluncuran Program RT-Ku Terbaik, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Nyatakan Kesiapan

“Kami imbau agar pengendara speedboat tidak memacu gas terlalu tinggi saat memasuki wilayah sungai, karena dapat mengganggu pesut maupun masyarakat yang memiliki keramba ikan di sepanjang pesisir,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh rombongan termasuk Menteri Lingkungan Hidup menggunakan longboat sebagai bentuk simbolik dukungan terhadap pelestarian ekosistem Mahakam.

“Kami Pemerintah Kecamatan Kota Bangun berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi, program pelestarian pesut mahakam dapat semakin maksimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Upaya Pemkab Kukar Penuhi Tenaga Medis, Sediakan Beasiswa Tematik Bidang Kesehatan

Advertorial

Petani di Margahayu dan Sungai Payang Mendapat Bantuan Pupuk dari Pemkab Kukar

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Kecewa, Proyek Multi Years Tidak Sesuai Harapan

Pemerintah

Presiden Prabowo Resmi Melantik Secara Serentak 961 Kepala Daerah

Advertorial

Anggota DPRD Kukar yang Baru Resmi Dilantik, Jumiati Siap Menjalankan Tugas

Advertorial

Pastikan Udara di Lingkungan Sekolah Tetap Bersih, SMPN 2 Terapkan Program Bebas Asap

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Sementara Berkomitmen Beri Dukungan Beri Kesejahteraan Bagi Petani dan Nelayan

Advertorial

Kehadiran Anggota DPRD Kutim dalam Paripurna via Zoom Disorot