Home / Pemerintah

Kamis, 15 Juni 2023 - 18:51 WIB

Presiden Jokowi Meminta Kementerian Tidak Lagi Membuat Aplikasi Digital Baru

Joko Widodo - Presiden Republik Indonesia

Joko Widodo - Presiden Republik Indonesia

JAKARTA, eksposisi.com – Presiden Joko Widodo meminta kementerian atau lembaga pemerintah untuk tidak lagi membuat aplikasi digital baru. Karena, saat ini pemerintah memiliki rancangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Hal ini diutarakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. Menurut Anas, masyarakat akan kerepotan jika harus membuat akun di setiap aplikasi pemerintah. Sebab, secara total saat ini sudah ada sebanyak 27.000 aplikasi.

Baca Juga :  Puluhan Penyuluh Pertanian Menerima Kendaraan Operasional Lapangan Dari Bupati Kukar

“Sekali lagi, sistem pemerintahan berbasis elektronik ini bukan membangun aplikasi baru. Bapak Presiden memberikan arahan tidak boleh lagi membangun aplikasi baru,” kata Anas.

Anas juga mengatakan, Jokowi sudah menandatangani arsitektur SPBE nasional dan sistem tersebut akan disesuaikan dengan mengadopsi konsep digital public infrastructure (DPI).

Selain itu, menurut Anas, konsep tersebut saat ini menjadi tren dan pegangan beberapa negara lain, khususnya terkait payment, digital ID, dan data exchange.

Baca Juga :  Terkendala Kebutuhan Material, Pembangunan Pasar Semi Modern Terus Dikebut

Presiden Jokowi juga, menugaskan masing-masing kementerian koordinator untuk mengaudit dan mengklasifikasikan ratusan aplikasi yang tumpang tindih.

“Hal ini bertujuan agar aplikasi tersebut nantinya bisa diintegrasikan dengan layanan digital pemerintah. Proses ini diharapkan akan selesai pada Oktober 2023 mendatang,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

TRC PPA Kukar Apresiasi Respon Cepat Camat Tenggarong Membantu Satu Keluarga Terlantar

Advertorial

Pemkab Kutim Raih Penghargaan Anugerah Meritokrasi dari KASN Berkat Sistem Merit Dalam Pembinaan Kepegawaian

Advertorial

Disdikbud Kutim Borong Lima Penghargaan Disemenisasi Implementasi Program Merdeka Belajar

Advertorial

Pemkab Kukar Sediakan Bus Idamanku, Angkutan Rute Tenggarong-Tabang

Advertorial

Kasus Covid-19 Melonjak di Kukar, Dinkes Imbau Masyarakat Terapkan Prokes

Advertorial

Pemkab Kutim Fasilitasi Ijazah Pendidikan Formal Bagi Santri

Advertorial

Berikan Bantuan kepada Nelayan, Tahun 2022 Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Gelontorkan Belasan Miliar

Advertorial

APBD 2024 Kutim Disahkan Sebesar Rp9,148 Triliun, Bupati Sebut Berikan Kepastian Pembangunan