KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin bersama rombongan melanjutkan perjalanan Safari Ramadan ke Kecamatan Muara Muntai, pada Minggu (24/3/2024).
Dalam lawatannya ke Muara Muntai, Rendi Solihin menyambangi Masjid Jami Asy-Syakirin, masjid yang berdiri megah dengan ornamennya yang luar biasa.
Setibanya di dalam masjid, terlihat para jamaah termasuk para warga pra sejahtera telah berkumpul dan menyambut kedatangan wakil Bupati.
“Assalamualaikum” ucap Rendi Solihin dijawab “Waalakumussalam” oleh jamaah setempat sambi bersalaman.
“Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan dari Kecamatan Kembang Janggut, saat ini sudah berada di Kecamatan Muara Muntai untuk menjalin silaturahmi dengan warga setempat,” kata Rendi Solihin.
Setelah itu, wabup Rendi Solihin menyerahkan bantuan paket ramadhan berupa kebutuhan pokok kepada warga pra sejahtera dilingkungan masjid Jami Asy-Syakirin termasuk penyerahan bantuan sembako dari BAZNAS Kukar dan sarana-prasarana ibadah, salah satunya mesin penyedot atau pembersih debu.
“Semoga bantuan yang diberikan terutama sarana dan prasarana ibadah dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” pinta Rendi.
Dalam kesempatan itu juga, Rendi Solihin menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah yang saat ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat, memalui berbagai program Kukar Idaman, salah satunya konektivitas infrastruktur jalan antar wilayah yang terus mendapatkan perhatian.
“Insya Allah program Kukar Idaman yang menyasar 20 kecamatan dapat dituntaskan pada tahun 2024 mulai dari penuntasan koneksi antar wilayah, pembangunan jembatan baik itu kecamatan Muara Muntai, Muara Wis dan khusus Muara Muntai tahun 2024 diberikan porsi anggaran cukup besar yakni sekitar Rp49 Miliar,” katanya.
Porsi anggaran tersebut difokuskan untuk peningkatan infrastruktur jalan Oloy menuju Muara Muntai dengan porsi anggaran Rp14 Miliar dengan pembangunan 4 (empat) jembatan sebesar Rp7 Miliar dan penataan jalan lainnya dianggarkan sekitar Rp5 Miliar. Kemudian infrastruktur jalan semenisasi jalan ulin antar kampung juga menjadi prioritas di tahun 2024, termasuk akses penghubung infrastruktur Muara Leka dan Aloh sebesar Rp7 Miliar.
“Saya berharap porsi anggaran infrastruktur dan konektivitas antar wilayah di Muara Muntai tahun 2024 dapat terserap dengan baik dan kebermanfaatannya dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. (adv/diskominfo/kukar/059)










